Bawaslu Provinsi Lampung Gelar Diskusi Evaluasi Paruh Waktu Kampanye Pilgub

Suryani

Senin, 4 November 2024 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menggelar diskusi dan koordinasi antar stakeholders mitra Bawaslu di D’Rajash Resto, Bandar Lampung, Senin (04/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, yang dilaksanakan sejak 25 September – 23 November 2024 yang telah mencapai paruh waktu.

Diskusi yang mengusung tema “Evaluasi Paruh Waktu Tahapan Kampanye pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024” ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar beserta jajaran, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, perwakilan organisasi mahasiswa, serta sejumlah awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai narasumber, hadir dosen Hukum Tata Negara Universitas Lampung (Unila) Muhtadi, yang dalam pemaparannya mengangkat isu efektivitas debat kandidat. Ia menyatakan sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan debat kandidat berdampak langsung pada peningkatan elektabilitas calon kepala daerah.

“Sehingga, debat kandidat sering kali hanya dianggap sebagai pemenuhan kewajiban dalam tahapan pilkada, tanpa dampak nyata pada persepsi pemilih,” ujar Muhtadi.

Menurutnya, perlu ada survei elektabilitas sebelum dan sesudah debat kandidat untuk mengukur perubahan pandangan publik. “Dengan begitu, calon kepala daerah akan terpacu menyampaikan ide dan gagasan mereka secara menyeluruh, sehingga debat dapat benar-benar mempengaruhi pilihan pemilih,” tambahnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Muhtadi juga menyoroti pentingnya audiens yang hadir dalam debat kandidat. Ia menilai, audiens sebaiknya terdiri dari orang-orang yang memiliki keahlian terkait dengan tema yang diperdebatkan. “Jika temanya kesehatan, misalnya, maka dihadirkan audiens dari kalangan profesional medis seperti dokter, perawat, atau akademisi terkait, bukan sekadar pendukung calon,” paparnya.

Moderator acara, Juwendra, turut menyoroti tingginya ekspektasi publik terhadap debat kandidat. “Masyarakat berharap ada perdebatan ide dan gagasan yang mendalam karena acaranya disebut sebagai ‘debat’. Namun, pada kenyataannya, sering kali yang tersaji hanya pemaparan visi dan misi,” ungkap Juwendra.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo juga menyampaikan pentingnya transparansi dalam kegiatan kampanye. Ia menyoroti banyak kegiatan yang dihadiri calon kepala daerah, seperti pasar murah, senam bersama, dan pengajian akbar, belum sepenuhnya dilaporkan kepada Bawaslu.

“Saya berharap pada sisa waktu kampanye ini, para calon dapat bersaing dengan cara menguatkan adu gagasan, janji, serta melaporkan semua kegiatan mereka kepada Bawaslu,” ujar Iskardo.

Dengan evaluasi ini, Bawaslu berharap dapat meningkatkan kualitas kampanye dan debat kandidat, sehingga dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan menjadi tolak ukur bagi pemilih dalam menentukan pilihan di pilkada mendatang.(*)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB