Bangunan RTH Taman Sidototo Diduga Asal Jadi

Redaksi

Kamis, 19 Maret 2020 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Pembangunan proyek penataan areal publik Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Sidototo Desa Kebagusan Gedongtataan, tahap lanjutan dengan nilai kontrak Rp583.292.000 dari APBD 2019 diduga dikerjakan asal jadi. Lantaran bangunan yang sudah menelan dana ratusan juta tersebut baru seumur jagung sudah banyak yang rusak bahkan pada bagian tugu yang bertuliskan Taman Jejama Sidototo amrol dan nyaris roboh.

Sontak saja akibat kejadian tersebut, Supriyadi salah satu anggota Komisi III DPRD Pesawaran Dapil I dari Partai Hanura , langsung turun ke lokasi guna melihat secara detail kondisi proyek yang amburadul tersebut.

\”Ini sudah kita lihat langsung secara bersama-sama, kalau berbicara kualitas bangunan ini memang sangat buruk serta menyalahi aturan,\” kata Supriyadi saat ditemui di lokasi, Kamis (19/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menegaskan sebelum menelan korban lantaran tembok tersebut lambat laun pasti bakalan roboh, sebaiknya proyek ini segera dibongkar ulang jangan hanya diperbaki.

\”Ini mah bukan kurang bagus, tapi ngawur, masa cuma diuruk tanah, semestinya itu dicor dan diberi besi bukan ditimbun tanah begitu, apa lagi ini jauh dari getaran dan umurnya juga baru 5 bulan kok bisa ambrol. Maka untuk itu kita minta bangunan ini dibongkar ulang dan dikerjakan lagi dari nol, karena ini tidak bisa lagi diperbaiki,\” tegasnya.

Terkait buruknya proyek tersebut pihaknya selaku Komisi III secepatnya akan memanggil dinas terkait untuk dimintai pertanggungjawaban.

\”Tekait hal ini, kita akan koordinasi ke rekan-rekan Komisi III untuk memangil dinas terkait, intinya untuk mencari solusi tapi yang jelas pekerjaan ini tidak bisa dibenahi lagi, ini sudah sangat parah semuanya hancur, yang jelas harus dibongkar ulang,\” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menilai hampir semua proyek yang ada di wilayah Kabupaten Pesawaran mayoritas buruk secara kualitas. Hal ini diketahui baik dari hasil laporan masyarakat maupun temuan Komisi III.

\”Setelah kita lihat bukan hanya bangunan ini saja yang buruk secara kualitas, hampir mayoritas semuanya pekerjaan yang ada itu tidak maksimal,\” ucapnya.

Maka untuk itu, ke depan Supriyadi mengharapkan kepada dinas terkait, agar semua pekerjaan yang ada dapat dikerjaan secara baik secara kulitas, pihaknya dapat mengetahui siapa-siapa saja pihak ketiga yang mengerjakan proyek yang akan dikerjakan ke depan.

\”Kita tahu sebenarnya wewenang rekanan itu bukan hak kita, akan tetapi ketika melihat pekerjaannya selalu kurang maksimal, kami tidak bisa tinggal diam, siapa pun nanti pihak ketiga yang mengerjakan, dari Komisi III mohon agar bisa dipertemukan dengan kami, tujuannya kita akan memberikan pembekalan agar pekerjaan yang mereka kerjakan itu bagus secara kualitas tidak seperti ini terlihat jelas asal jadi,\” ungkapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB