Balita Pengidap Jantung Bocor di Kotaagung Butuh Uluran Tangan Dermawan

Redaksi

Minggu, 8 Januari 2023 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Rizky Zammi dan Mega Silvia pasangan yang merupakan orang tua dari Arrasya Sulaiman Gazam balita berusia 12 bulan, warga Kelurahan Baros, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus ini, berharap bantuan dan perhatian pemerintah serta dermawan untuk biaya perawatan anak mereka.

Pasalnya, putra kedua mereka didiagnosis dokter spesialis jantung mengalami jantung bocor, namun karena kondisi ekonomi membuat pasangan ini kesulitan untuk menanggung biaya perobatan sang buah hati.

Menurut keterangan Rizky, Arrasya (panggilan sang buah hati) mengatakan, di usia 3 bulan anaknya terkena gejala penyakit batuk pilek biasa, hingga selama 3 hari kondisinya bertambah buruk, bahkan sampai 2 hari 2 malam anaknya tidak makan dan minum susu (ASI), serta tidak tidur, karena dirinya khawatir dengan kondisi anaknya, Rizky berinisiatif untuk membawa ke dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah diperiksakan ke dokter umum, dari hasil pemeriksaan tersebut dokter menyarankan agar segera dibawa ke rumah sakit umum untuk memastikan penyakit yang diderita Arrasya, dan atas saran dokter umum tersebut kami langsung membawanya ke RS Mitra Husada di Kabupaten Pringsewu, dan langsung ditangani oleh dokter ahli,” terangnya.

Kemudian dari hasil diagnosa oleh dokter lanjut Rizky, Arrasya memderita penyakit jantung bocor, dan paru paru kotor. Dengan diagnosa, penyakit jantung bocor balita ini tipe Derek Septru Ventrikel (DSV), dengan diameter 6-7 mm besar lubangnya.

“Selanjutnya anak saya menjalani perawatan rutin selama 6 bulan, untuk pengobatan paru-parunya dan penyakit paru paru kotor ini pun hilang. Kini hanya tinggal penanganan penyakit jantung bocornya,” ungkap Rizki.

Baca Juga  Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Sementara, masih menurut Rizki, di RS Mitra Husada ini tidak dapat menangani penyakit jantung bocor, pihak dokter dan RS menyarankan Arrasya untuk dirujuk ke RS jantung di Jakarta. Kini usia Arrasya telah 12 bulan, dan dokter jantung yang berada dirumah sakit Mitra Husada menyarankan agar segera dirujuk kerumah sakit Harapan Kita di Jakarta, atau rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Saran dokter harus cepat dibawa ke RS jantung, mumpung masih balita dan bolongnya belum seberapa besar. Tapi kami terkendala maslah keuangan, sementara keuangan kami hanya cukup untuk makan sehari-hari saja, saya hanya tukang service jam,” keluh Riski.

Rizky selaku orang tua Arrasya sangat berharap kepada para dermawan terutama kepada Bupati Tanggamus, untuk membantu agar anaknya segera di bawa ke RS Jantung di Jakarta, mengingat biaya selama penanganan anaknya di jakarta atau biaya operasi jantung anaknya dijakarta nanti.

Baca Juga  DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Sementara menurut keterangan dokter kalau tidak segera ditindak lanjuti khawatir jantung bocor anaknya akan bertambah besar seiring pertumbuhan anaknya, dan nantinya akan lebih sulit lagi penanganan atau operasinya.

“Saya bingung harus bagaimana, selain mengharapkan uluran tangan para dermawan atau bantuan dari Bupati. Ya, dulu bunda Dewi pernah datang kerumah sekali, dan saya sangat berharap kepada Bunda Dewi untuk membantu bagaimana caranya anak saya bisa ditangani dokter ahli di Jakarta,” tandasnya penuh harap. (rls/Arj/Len)

Informasi penyaluran bantuan dan donasi :
Rizky Zammi Hp: +62853-7754-6040
Irham Hp : +620853-5792-6675
Oven Donasi Rekening Bank BRI atas nama : Lia Intani 577401021300534
Bank Lampung : Irhamidi 3890304103394

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB