Bahasa Lampung Terancam Punah, Kober Gelar Festival Seni Bahasa Lampung

Luki Pratama

Senin, 15 Juli 2024 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kober ketika menggelar Konferensi Pers. (Foto: Luki)

Kober ketika menggelar Konferensi Pers. (Foto: Luki)

Penutur Bahasa Lampung semakin sedikit. Diprediksi bakal punah 36 tahun mendatang. Bahasa Lampung seperti menjadi tamu di daerah asalnya. 

Bandarlampung (Netizenku.com): HAL tersebut mendorong Komunitas Berkat Yakin (Kober) untuk menyelenggarakan Festival Seni Bahasa Lampung yang akan diadakan pada 22 hingga 28 Juli 2024 di Taman Budaya Lampung.

Ketua Kober, Alexander GB, mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya penggunaan bahasa Lampung di ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh jumlah etnis Lampung yang relatif kecil, yaitu hanya sekitar tiga belas persen dari total penduduk Lampung.

Baca Juga  Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

“Kebudayaan diawali dari bahasa. Apabila bahasa menghilang, kebudayaan itu juga akan hilang,” ujar Alexander GB dalam konferensi persnya di Muara Cafe dan Space, Kota Bandarlampung, Senin (15/7).

Festival Seni Bahasa Lampung ini bertujuan untuk menghidupkan kembali bahasa Lampung dan mengajak masyarakat untuk kembali menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pameran puisi bahasa Lampung, seminar, festival teater bahasa Lampung, dan pementasan lagu klasik bahasa Lampung.

“Salah satu upaya kami adalah membuat naskah teater ke dalam bahasa Lampung. Ini menunjukkan bahwa bahasa Lampung dapat digunakan dalam berbagai seni, termasuk puisi, baik dalam bahasa Lampung pepadun maupun saibatin,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Dengan teater, kata Alexander, masyarakat dapat mempelajari penggunaan bahasa Lampung yang tepat, intonasi yang tepat, dan ekspresi yang tepat sehingga emosi dalam pertunjukan dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.

“Familiarisasi bahasa itu dapat melalui teater dan musik. Ada proses pembiasaan melalui teater sehingga pemahaman kognitif dan emosional lebih jelas. Mekanisme itu kami anggap komprehensif,” ungkapnya.

Kober berharap festival ini dapat memicu berbagai pihak untuk kembali membiasakan penggunaan bahasa Lampung di ruang-ruang publik. Selain itu, diharapkan generasi muda Lampung ke depan akan bangga dengan bahasa asli mereka.

Baca Juga  Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

“Harapannya, ruang bahasa Lampung lebih banyak, dan generasi muda ke depan bangga menggunakan bahasa Lampung. Miris jika orang Lampung malu menggunakan bahasa Lampung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kober juga berharap pemerintah daerah setempat dapat membuat kebijakan yang lebih progresif untuk melestarikan bahasa dan budaya Lampung.

“Harapannya ada kebijakan yang progresif yang mendorong bahasa Lampung lebih banyak digunakan, sehingga bahasa Lampung lebih memasyarakat,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB