Armada Pengangkut Kurang, Sampah Menumpuk di TPS Langkapura

Redaksi

Kamis, 15 April 2021 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah di TPS Langkapura menumpuk akibat kekurangan armada pengangkut sampah menuju TPA Bakung, Rabu (14/4). Foto: Netizenku.com

Sampah di TPS Langkapura menumpuk akibat kekurangan armada pengangkut sampah menuju TPA Bakung, Rabu (14/4). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kurangnya armada pengangkut sampah di Kecamatan Langkapura membuat sampah yang ada di tempat penampungan sementara (TPS) Langkapura menumpuk.

Hal ini terungkap saat anggota DPRD Bandarlampung Agus Djumadi mengunjungi TPS Langkapura, Rabu (14/4).

Anggota DPRD dari daerah pemilihan Rajabasa, Kemiling, Langkapura ini menuturkan bahwa jumlah sampah di Kecamatan Langkapura mencapai 15 ton perhari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan armada pengangkut sampah yang tersedia hanya 2 unit truck, dengan kondisi 1 truck sudah tidak layak. Akibatnya dalam satu hari armada pengangkut sampah hanya sanggup mengangkut sampah dari TPS Langkapura ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung sebanyak 2 rit per hari atau 1 sebanyak 10 ton sampah.

Sisanya karena tidak terangkut menjadi menumpuk dan berceceran tanah bahkan ada yang keluar TPS.

“Sisa sampah yang menumpuk di TPS bisa dipastikan berdampak pada buruknya di lingkungan sekitarnya. Saya rasa perlu adanya peningkatan kinerja dan Pengawasan UPT pengelolaan sampah di bawah kordinasi Dinas Lingkungan Hidup,” kata Agus.

Agus yang juga ketua Fraksi PKS DPRD Bandarlampung meminta UPT pengelolaan sampah pro aktif melihat kondisi yang ada.

Apalagi jika kondisinya sudah seperti ini, karena jika didiamkan saja tumpukan sampah akan menggunung dan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat sekitar TPS.

“Kalau saya melihatnya kondisi TPS cukup layak menampung sampah perharinya, namun jika armadanya kurang bahkan ada yang tidak layak bisa dipastikan sampah semakin hari semakin menumpuk dan menggunung. Di sinilah peran UPT pengelolaan sampah, UPT pro aktif dan mengusulkan ke dinas untuk menyediakan armada angkut sampah yang layak, sehingga sampah bisa terangkut dan tidak menumpuk di TPS ini,\” pungkas Agus. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB