Debat Pilgub Lampung, Arinal dan Sejarah Pengentasan Kemiskinan di Lampung

Ilwadi Perkasa

Selasa, 15 Oktober 2024 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hingga akhir kepemimpinan periode pertamanya, Arinal berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara konsisten dari tahun ke tahun sejak ia menjadi Gubernur Lampung tahun 2019 lalu.

Bandarlampung (Netizenku.com): Isu kemiskinan ikut menjadi soal yang dibincangkan pada Pilgub Lampung pada Minggu (13/10/2024) di Hotel Novotel Bandarlampung. Tak sulit bagi paslon Arinal-Sutono untuk menanggapi isu sensitif ini, meskipun dalam narasi pertanyaan yang disampaikan oleh panelis telah menyimpulkan bahwa kemiskinan di Lampung masih tinggi.

Lalu, bagaimana sebenatnya grafik pengentasan kemiskinan di Lampung selama puluhan terakhir, berikut datanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Profil Kemiskinan di Provinsi Lampung Maret 2024 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 Juli 2024 melaporkan persentase penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 10,69 persen, menurun 0,42 persen poin terhadap Maret 2023 dan menurun 0,75 persen poin terhadap September 2022.

Baca Juga  Ubah Cara Pandang terhadap Kencur, Farmasi ITERA Kenalkan Puding Jelly sebagai Inovasi Pangan Fungsional

Diketahui, masa jabatan Gubernur Arinal berakhir medio Juni 2024 lalu.

Tiga bulan sebelumnya, persisnya pada Maret 2024, Arinal mewariskan jumlah penduduk miskin sebesar 941,23 ribu orang, menurun 29,4 ribu orang dibanding Maret 2023 dan menurun 54,36 ribu orang terhadap September 2022.

Angka penduduk miskin sebanyak 941,23 ribu tersebut merupakan angka terendah yang berhasil ia capai sejak berkuasa.

Bahkan Arinal secara konsisten Arinal berhasil menurunkan angka kemiskinan selama lima tahun, kecuali pada saat puncak pandemi Covid 19 pada 2021 lalu.

Pada 2019, atau pada tahun pertamanya menjadi Gubernur Lampung, Arinal mendapati angka penduduk miskin Lampung sebesar 1.063, 66 juta atau 12,62 persen total penduduk yang diwariskan oleh gubernur sebelumnya.

Lalu, pada Maret 2020 turun menjadi 1.049,32 juta atau 12,34 persen penduduk.

Baca Juga  PFI Lampung Kecam Intimidasi Jurnalis Tribun di PN Tanjung Karang

Tahun berikutnya (2021), saat pandemi corona sedang puncak-puncaknya memberi dampak meningkatnya tingkat kemiskinan hingga mencapai 1.083,93 juta atau 12,62 persen penduduk.

Tetapi, pada 2022, di mana pandemi masih menggeroti ekonomi Indonesia, jumlah penduduk miskin di Lampung tercatat menurun menjadi 1.002,41 juta penduduk atau 11,57 persen penduduk.

Puncak penurunan terjadi pada Maret 2023 dan Maret 2024, di mana jumlah penduduk miskin tercatat di bawah satu juta, masing-masing 970,67 ribu (11,11%) pada Maret 2023 dan 941,23 ribu (10,69%) pada Maret 2024.

Bila ditelisik lebih dalam, Arinal berhasil menorehkan sejarah dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Lampung sejak 2005 silam.

Grafik tingkat kemiskinan sejak 2005 sampai 2018 atau sebelum Arinal dilantik menjadi gubernur terpapar turun naik dalam persentase cukup tajam.

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

Pada Maret 2005 persentase penduduk miskin di Lampung tercatat 21,42 persen. Lalu melonjak menjadi 22,77 persen hingga menjadi rekor tertinggi Profil Kemiskinan di Provinsi Lampung.

Persentase di atas 22 persen tersebut terus bertahan hingga empat tahun berikutnya.

Berikutnya, pada 2010 jumlah penduduk miskin berhasil ditekan menjadi 18,94 persen. Lalu pada tahun berikutnya naik turun dalam kisaran tertinggi 16,58 persen dan terendah 13,14 persen pada 2018.

Pada era gubernur Arinal juga terjadi pergeseran jumlah dan persentase penduduk miskin perkotaan/perdesaan.

Hal itu ditandai menurunnya persentase penduduk miskin perdesaan dari 12,65 persen pada Maret 2023 menjadi 11,97 persen atau turun 0,68 persen.

Sebaliknya, penduduk miskin perkotaan pada Maret 2023 tercatat 8,02 persen naik menjadi 8,18 persen atau meningkat sebesar 0,16 persen.(iwa)

Berita Terkait

DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja
Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda
Pencuri Tertidur di Rumah Sasaran, Diamankan Warga di Pringsewu
Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total
Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB