Aman, Ketersediaan Beras di Pasar Tradisional Lampung Terjaga

Luki Pratama

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperindag Lampung, Evie Fatmawati. Foto: Arsip Luki.

Kepala Disperindag Lampung, Evie Fatmawati. Foto: Arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung menyatakan bahwa ketersediaan beras bagi konsumsi sehari-hari masyarakat masih tersedia di pasar tradisional Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai.

Kepala Disperindag, Evie Fatmawaty, menyatakan bahwa meskipun ada kekosongan stok beras di eceran karena permintaan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET), namun distribusi beras di pasar tradisional tetap terjaga.

Baca Juga  Kuota BBM Subsidi Nelayan Lampung Tengah Bocor, DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi

Pemerintah daerah akan menyikapi kekosongan tersebut dengan menjaga distribusi beras di pasar-pasar tradisional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terutama nanti menjelang Ramadhan, itu untuk memastikan konsumsi masyarakat tetap terjaga,” kata dia kepada awak media, Minggu (18/2).

Sementara itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dengan memastikan pasokan beras di pasar tradisional.

Baca Juga  Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Meskipun pasar modern dan eceran di Kota Bandarlampung tidak menjual beras jenis kemasan premium selama satu bulan terakhir, namun stok beras di Provinsi Lampung masih terjaga dengan jumlah yang mencukupi.

“Terdapat 516.038 ton beras pada periode Januari-April 2024, serta cadangan sebanyak 15.573 ton di Gudang Bulog,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB