Swiss-Belhotel dan Sheraton Bantah \’Mainkan\’ Tapping Box

Redaksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pihak restoran seperti Sheraton dan Swiss-Belhotel membantah tudingan kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Yanwardi, yang menyebutkan bahwa ada indikasi kecurangan pada kedua hotel tersebut soal menghidupkan dan mematikan tapping box pada jam-jam ramai.

General Manager Sheraton Lampung,  Dedy Kusnady menjelaskan, pihaknya menolak atas komentar dalam pemberitaan yang menyebutkan hotel berbintang itu yang melakukan kecurangan dengan mematikan tapping box, Selasa (21/8).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Ia pun menjelaskan bahwa ada kendala gangguan teknis sehingga tidak bisa menarik data, dan tim yang ditugaskan untuk pemasangan alat tersebut akan kembali lagi ke hotel untuk memperbaiki kerusakan teknis tersebut, namun sampai hari ini, tim yang ditugaskan memasang alat tersebut, belum kembali lagi ke Sheraton Lampung lantaran masih mempelajari masalah teknis tersebut.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpisah, General Manager Swiss-Belhotel, Fauzi Firdaus, juga mengaku mengalami kendala serupa. \”Kami tidak pernah melakukan kecurangan, kami sangat mendukung aturan dan program pemerintah. Namun yang terjadi di lapangan ialah kendala teknis,\” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, BPPRD menyatakan bahwa ada beberapa hotel dan restoran yang melakukan kecurangan meskipun telah dipasang tapping box.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Padahal, tapping box sendiri dipasang guna mengurangi kecurangan pajak restoran dan hotel, dan kini pemkot telah memberlakukan pemasangan tapping box di 10 hotel dan restoran.

\”Ya, dari 10 tempat yang kami pasang, ada 3 tempat yang sering mematikan alat tersebut, hal ini dari pantauan kami selama pemasangan tersebut,\” kata Kepala BPPRD Bandarlampung, Yanwardi.(Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:41 WIB

IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:38 WIB

Widyya Turro, Putri Daerah Kalianda Tampil di IDS 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:35 WIB

Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:36 WIB

Layanan ASN Makin Prima, Pemkab Lampung Selatan Perpanjang Sinergi dengan PT Taspen

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB