Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat persiapan pengembangan kawasan industri, salah satunya Kawasan Industri Terpadu Katibung di Kabupaten Lampung Selatan yang ditargetkan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada awal hingga pertengahan 2027.

Lampung (Netizenku.com): Percepatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kawasan Industri yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di Ruang Pepadun, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (16/10/2026).

Pengembangan kawasan industri ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Lampung untuk mendorong investasi, memperkuat hilirisasi industri, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat tersebut dihadiri tim terpadu percepatan pengembangan kawasan industri, perangkat daerah terkait, dan mitra pengembang. Pembahasan meliputi kesiapan proyek, pemenuhan persyaratan, koordinasi dengan pemerintah pusat, serta pembagian tugas untuk mempercepat realisasi investasi.

Baca Juga  Gubernur Mirza Kukuhkan Kepala BPKP dan Pengurus AAIPI Lampung 2026–2029

Dalam arahannya, Marindo menegaskan pentingnya koordinasi dan pembagian peran yang jelas di antara seluruh anggota tim agar proses pengembangan kawasan industri berjalan efektif.

“Kita serius untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah diamanahkan oleh Pak Gubernur melalui SK percepatan pengembangan kawasan industri ini. Semua harus memahami tugasnya masing-masing. Ini tidak bisa berjalan parsial, tetapi harus bersama-sama,” ujarnya.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian ialah Kawasan Industri Terpadu Katibung. Kawasan ini dirancang sebagai pusat industri hilir yang mengintegrasikan kilang minyak, pabrik bioetanol, terminal khusus, serta fasilitas penyimpanan energi.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, pemerintah daerah bersama pihak pengembang tengah menyelesaikan sejumlah persyaratan, di antaranya finalisasi studi kelayakan, perizinan lingkungan, dan perizinan lainnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah

Koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kementerian terkait juga dilakukan untuk mengawal usulan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Katibung agar masuk dalam perencanaan pembangunan nasional.

Pengembangan kawasan ini tidak hanya diarahkan untuk memperkuat sektor energi, tetapi juga membuka peluang hilirisasi komoditas unggulan Lampung. Rencana pembangunan pabrik bioetanol, misalnya, berpotensi menciptakan pasar bagi jagung hasil produksi petani lokal.

Selain itu, pengembangan kawasan industri diharapkan mendorong pertumbuhan industri turunan, menarik investasi baru, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Marindo meminta perkembangan persiapan proyek dilaporkan secara berkala agar setiap kendala dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Baca Juga  BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Ia juga mengarahkan agar materi promosi potensi kawasan industri dipersiapkan untuk dipresentasikan dalam Forum Investasi Lampung (FOILA) pada November 2026. Forum tersebut diharapkan menjadi sarana untuk mempertemukan potensi investasi daerah dengan calon investor.

Selain Katibung, rapat turut membahas perkembangan kawasan industri lainnya di Lampung, termasuk kesiapan infrastruktur dasar dan tahapan pengembangan masing-masing kawasan. Pengembangannya perlu disesuaikan dengan potensi, tata ruang, dan karakteristik wilayah.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan mitra strategis, Pemprov Lampung berupaya memastikan pengembangan kawasan industri berjalan terarah dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Langkah ini diharapkan mampu menarik investasi, memperkuat hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung. (*)

Berita Terkait

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis
Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung
Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026
Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:49 WIB