Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tulang Bawang Barat (Tubaba) membekali 41 peserta Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Tahun 2026 untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan dalam kegiatan sosial serta kemanusiaan.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kwarcab Tubaba, Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa (13/10/2026). Sejumlah Wakil Ketua dan Andalan Cabang Kwarcab Tubaba turut menghadiri kegiatan tersebut.
Sebanyak 41 peserta mengikuti pembekalan ini. Mereka terdiri atas 32 anggota Pramuka Penegak dari 10 sekolah menengah se-Tubaba dan sembilan peserta dari unsur Kwarcab Tubaba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kwarcab Tubaba menghadirkan tiga narasumber dari unsur kebencanaan, kesehatan, dan kepramukaan, yakni Meria Sari dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ferry Dermawan YMA dari Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Abdurrani dari Kwarcab Tubaba.
Ketua Kwarcab Tubaba, Kak Ponco Nugroho, melalui Wakil Ketua IV, Sungkowo Titis, menegaskan bahwa Satgas Pramuka Peduli harus menjadi wadah pengabdian nyata kepada masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Dalam penyampaiannya, Sungkowo mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan, BPBD, pengurus Kwarcab, para narasumber, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa setiap anggota Satgas Pramuka Peduli harus menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian melalui aksi nyata. Para anggota juga harus mempersiapkan diri untuk membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun saat menjalankan kegiatan sosial kemanusiaan.
“Pramuka Peduli harus siap membantu, tetapi tidak boleh ceroboh. Kita harus berani, tetapi tetap terukur. Kita harus tanggap, tetapi tidak bertindak di luar kompetensi,” tegas Sungkowo.
Ia juga mengingatkan peserta agar mengutamakan keterampilan, koordinasi, dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, anggota Satgas perlu memahami batas kemampuan masing-masing serta membangun kerja sama dengan BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya.
Melalui pembekalan ini, Kwarcab Tubaba mendorong peserta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam pertolongan pertama, edukasi kesehatan, kesiapsiagaan bencana, serta koordinasi saat menghadapi situasi darurat.
Sungkowo turut mengajak seluruh peserta menjadikan Tri Satya sebagai janji pengabdian dan Dasa Darma sebagai pedoman dalam bersikap serta bertindak. Ia berharap nilai-nilai kepramukaan tersebut mampu membentuk karakter relawan muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
“Melalui pembekalan Satgas Pramuka Peduli, kami berharap tumbuh relawan muda yang tangguh, terampil, peduli terhadap lingkungan, dan siap berkolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan,” pungkasnya.
Kwarcab Tubaba berharap para peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk membantu masyarakat, mendukung penanggulangan bencana, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan secara terkoordinasi dan bertanggung jawab.(*)








