Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong pelestarian cagar budaya sebagai upaya mengembangkan sektor pariwisata. Langkah itu diyakini mampu meningkatkan jumlah wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
(Netizenku.com): Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, mengatakan kawasan bersejarah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.
“Kami menilai pelestarian cagar budaya dapat menjadi penggerak sektor pariwisata yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di kota ini,” kata Wilson, Selasa (30/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemerintah akan menelusuri kembali sejarah Bandar Lampung dan mengidentifikasi bangunan maupun peninggalan yang memiliki nilai historis untuk diusulkan sebagai cagar budaya.
“Kami akan memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan-kawasan bersejarah sebagai destinasi wisata,” ujarnya.
Wilson menilai berkembangnya sektor pariwisata akan memberi dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat. Kehadiran lebih banyak wisatawan diyakini mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kalau pariwisata berjalan dan budaya tetap terjaga, tentu dampaknya akan terasa bagi masyarakat. Perputaran ekonomi meningkat dan UMKM juga ikut berkembang,” katanya.
Saat ini, Pemkot Bandar Lampung telah mengusulkan Rumah Daswati sebagai cagar budaya. Selain itu, Tim Cagar Budaya Kota Bandar Lampung juga melakukan pendataan ulang terhadap berbagai bangunan dan situs bersejarah lainnya.
“Saat ini kami sedang melakukan pendataan situs-situs yang memiliki nilai sejarah penting bagi Kota Bandar Lampung,” tutup Wilson.(*)








