Ubah Cara Pandang terhadap Kencur, Farmasi ITERA Kenalkan Puding Jelly sebagai Inovasi Pangan Fungsional

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah melimpahnya kekayaan tanaman herbal Indonesia, pemanfaatan kencur (Kaempferia galanga L.) masih didominasi sebagai bumbu dapur dan bahan jamu tradisional.

Lampung (Netizenku.com): Padahal, tanaman rimpang yang mudah dijumpai di pekarangan rumah ini memiliki potensi yang lebih luas untuk dikembangkan menjadi pangan fungsional yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Berangkat dari gagasan tersebut, tim dosen Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Himpunan Mahasiswa Farmasi ASCLEGIEIA ITERA menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan puding jelly kencur madu, masyarakat diajak melihat bahwa tanaman herbal lokal dapat diolah menjadi produk yang lebih modern, praktis, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Sabah Balau mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Tidak hanya mendengarkan materi, peserta juga aktif berdiskusi dan terlibat langsung dalam proses pembuatan puding jelly hingga mencicipi hasil olahan yang telah dibuat bersama.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Minta Program TPAKD Lampung Fokus pada Hasil Nyata

Materi penyuluhan disampaikan oleh dosen Program Studi Farmasi ITERA, apt. Annisa Nofriani, M.S.Farm. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kencur mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti minyak atsiri, flavonoid, senyawa fenolik, terpenoid, serta etil p-metoksisinamat yang berpotensi berperan sebagai antioksidan dan memiliki aktivitas antiinflamasi. Kandungan tersebut menjadikan kencur sebagai salah satu tanaman herbal yang berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional.

Selama ini kencur lebih identik sebagai jamu tradisional dengan aroma dan cita rasa yang khas sehingga kurang diminati, terutama oleh anak-anak. Melalui inovasi pengolahan menjadi puding jelly, kencur dapat disajikan dalam bentuk yang lebih menarik tanpa menghilangkan potensi manfaatnya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa tanaman herbal lokal tidak harus selalu disajikan dalam bentuk jamu. Dengan inovasi yang sederhana, kencur dapat diolah menjadi pangan yang lebih menarik, mudah diterima oleh berbagai kelompok usia, serta berpotensi menjadi produk bernilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Annisa.

Baca Juga  Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan puding jelly kencur madu. Mulai dari proses pengolahan sari kencur, pencampuran bahan, hingga pencetakan puding diperagakan secara langsung agar peserta dapat mempraktikkannya kembali di rumah.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai pertanyaan mengenai teknik pengolahan, variasi rasa, hingga peluang pemasaran produk menjadi bagian dari diskusi yang memperkaya kegiatan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Farmasi ASCLEGIEIA ITERA, Regan Ghaliyah Bagus Wicaksono, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya belajar menyampaikan ilmu, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat. Antusiasme ibu-ibu PKK saat berdiskusi dan mencoba membuat puding jelly kencur menunjukkan bahwa inovasi sederhana berbasis tanaman herbal memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Harapannya, ilmu yang dibagikan hari ini dapat diterapkan di rumah, bahkan menjadi inspirasi lahirnya produk unggulan yang bernilai ekonomi,” ungkap Regan.

Baca Juga  Genjot Produksi Padi, Gubernur Lampung Dorong Modernisasi Pertanian di Mesuji

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tim dosen Program Studi Farmasi ITERA dan Himpunan Mahasiswa Farmasi ASCLEGIEIA ITERA dengan dukungan Pemerintah Desa Sabah Balau, Tim Penggerak PKK Desa Sabah Balau, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA.

Melalui kegiatan ini, tim berharap masyarakat semakin mengenal potensi tanaman herbal lokal sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sumber inovasi pangan.

Lebih jauh, pemanfaatan kencur dalam bentuk produk yang lebih modern diharapkan mampu membuka peluang usaha berbasis potensi lokal, sehingga memberikan manfaat tidak hanya bagi kesehatan keluarga, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampung Desak Polda Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bank Syariah Way Kanan
Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara
Lesty Desak Masterplan Penanggulangan Banjir Segera Direalisasikan
DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani
DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan
Biosolar B50 Mulai Didistribusikan ke Seluruh SPBU di Lampung, Pasokan Naik Jadi 2.797 KL per Hari
DPRD Lampung, Swadaya Warga Bangun Jalan Jadi Evaluasi bagi Pemkab Lampung Timur
Chusnunia Ramaikan Nobar Final Piala Dunia Bersama Santri di Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polisi Tangkap Penipu Modus Gadai Sawah di Bandar Lampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Berita Terbaru

Tanggamus

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Jumat, 24 Jul 2026 - 14:52 WIB

Lampung

Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:44 WIB