Kisruh yang dikabarkan terjadi antara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah menjadi sorotan publik. Polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial itu dinilai tidak boleh mengganggu jalannya pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Lampung (Netizenku.com): Sorotan tersebut datang dari tokoh Lampung Tengah sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung, I Made Suarjaya. Ia menyayangkan apabila benar terjadi ketidakharmonisan di jajaran pimpinan daerah.
Menurutnya, para pejabat daerah diberikan amanah untuk bekerja demi kepentingan masyarakat, bukan larut dalam persoalan internal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
“Saya cukup menyayangkan karena yang paling penting saat ini bagaimana pemerintah hadir dan bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai persoalan internal justru menjadi konsumsi publik dan mengganggu pelayanan,” ujar Made saat di wawancarai di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026).
Made mengaku mengikuti perkembangan isu tersebut melalui media sosial. Ia menilai masyarakat kini sangat peka terhadap dinamika pemerintahan, terlebih di tengah banyaknya persoalan yang masih menjadi perhatian warga.
Menurut dia, masyarakat Lampung Tengah saat ini lebih membutuhkan kerja nyata dari para pemimpinnya. Infrastruktur, pembangunan, hingga keluhan terkait jalan rusak masih menjadi sorotan publik.
“Hampir setiap hari masyarakat menyampaikan keluhan di media sosial, mulai dari jalan rusak, pelayanan, hingga berbagai persoalan lainnya. Karena itu masyarakat tentu berharap pemimpinnya kompak dan fokus bekerja,” katanya.
Kabupaten Lampung Tengah yang dikenal sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Lampung, lanjutnya, membutuhkan sinergi kuat antarpemangku kebijakan agar roda pemerintahan berjalan optimal.
Ia pun meminta seluruh pihak mengesampingkan ego pribadi dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Kalau ada persoalan, duduk bersama dan selesaikan dengan baik. Kecilkan ego masing-masing demi kepentingan rakyat Lampung Tengah,” tegasnya.
Made juga menyatakan siap membantu memfasilitasi komunikasi antar pihak apabila diperlukan demi menciptakan suasana pemerintahan yang kondusif.
“Semua harus kembali pada tujuan utama, yaitu melayani masyarakat Lampung Tengah,” pungkasnya. (*)








