Kadisdikbud Pesawaran Bungkam Soal Dugaan Pungli Miliaran

Soheh

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Disdikbud Pesawaran. Foto: Soheh/NK.

Kantor Disdikbud Pesawaran. Foto: Soheh/NK.

Terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam skala besar yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, Kepala Disdikbud Anca Marta Utama memilih bungkam.

Lampung Barat (Netizenku.com): Hal ini terbukti saat wartawan Netizenku.com berupaya melakukan klarifikasi atas dugaan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban, baik secara langsung maupun melalui sambungan telepon.

“Pak Kadis-nya nggak ada, nggak masuk. Kalau Pak Sekretaris untuk saat ini belum bisa ditemui, masih rapat bersama seluruh Korwilcam,” ujar anggota Satpol PP yang berjaga di Kantor Disdikbud, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya diberitakan, Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) secara tegas mengungkap adanya dugaan praktik pungli dalam skala besar yang dilakukan oleh Disdikbud dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran.

Dugaan tersebut mencuat dalam rapat kerja tahunan AMP yang sekaligus menjadi peringatan Hari Ulang Tahun ke-1 organisasi itu, di halaman Markas AMP, Dusun Suka Marga, Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Senin (4/8/2025).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Ketua AMP, Safrudin Tanjung, mengungkapkan berdasarkan data yang dikumpulkan pihaknya, praktik pungli tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya.

“Setelah kami analisis dari berbagai sumber data, ditemukan indikasi kuat terjadi pungli di Disdikbud dan Dinkes dalam jumlah sangat fantastis, mencapai miliaran rupiah per tahun. Ini akan menjadi fokus dan perhatian utama kami ke depan,” ujarnya di hadapan anggota AMP.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Tanjung juga menegaskan AMP akan bersikap sebagai oposisi terhadap Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Menurutnya, hal ini didasari banyaknya kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

“Kami akan terus mengkritisi setiap kebijakan yang tidak pro rakyat. Bila tidak ada perubahan dan pungli tetap terjadi, kami siap menempuh langkah hukum hingga menggelar aksi besar-besaran,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta

Senin, 21 September 2026 - 16:57 WIB

Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 19:00 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 384 Warga Fajarmulia

Kamis, 17 September 2026 - 19:15 WIB

Bupati Riyanto Dorong Mocaf hingga Kambing Domba Jadi Penggerak UMKM Pringsewu

Kamis, 17 September 2026 - 18:58 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Harhubnas 2026

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:05 WIB