Kejari Tubaba Kawal Transparansi Dana Desa Lewat Monev “Jaga Desa”

ari

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang Barat (Tubaba) terus memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa (DD) melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kali ini, Kejari Tubaba menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) semester I tahun 2025, yang dipusatkan di Balai Tiyuh Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Selasa (8/7/2025) mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan seluruh kepala tiyuh dan operator tiyuh dari Kecamatan Way Kenanga dan Pagar Dewa.

Monev tersebut menggandeng Tim Sikebut (Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh), yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Inspektorat, Dinas PMT, Camat, serta Apdesi Kecamatan. Langkah ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam upaya pembinaan keuangan tiyuh.

Baca Juga  Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syah, mewakili Kajari Mochamad Iqbal, menegaskan monev bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari pengawalan serius terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan DD.

“Kami ingin memastikan pengelolaan Dana Desa dilakukan secara baik dan transparan. Termasuk juga evaluasi penataan aset tiyuh dan kinerja Bumti (Badan Usaha Milik Tiyuh), agar ke depan bisa lebih maksimal,” ujarnya kepada media.

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan aplikasi Jaga Desa milik Kejaksaan, guna menginput realisasi penggunaan DD secara real-time. Hal ini selaras dengan nota kesepahaman antara Kejaksaan Agung dan Kemendes PDTT, sebagai wujud komitmen menciptakan tata kelola desa yang bersih dan profesional.

“Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, tapi juga mitra strategis pemerintah tiyuh dalam mengawal pembangunan agar tepat sasaran dan bebas penyimpangan,” terang Ardi.

Baca Juga  Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Menurutnya, program Jaga Desa merupakan instrumen penting dalam memberikan pendampingan sekaligus pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran hukum dalam pengelolaan anggaran desa.

“Kita berharap seluruh tiyuh di Tubaba mampu merealisasikan penggunaan dana secara benar, demi mewujudkan pembangunan nasional yang lebih baik dan transparan,” pungkasnya. (*)

(Editor: Suryani)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

SMAN 1 Tegineneng Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 21:41 WIB

Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Berita Terbaru

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB