Dana Revolving Sapi Macet, Kejari Tubaba Panggil Pihak Terkait

Suryani

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tulangbawang Barat, Foto: Arie/NK.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tulangbawang Barat, Foto: Arie/NK.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, merespons cepat dugaan macetnya pengembalian dana bergulir program Revolving Sapi senilai Rp3,6 miliar oleh sembilan kelompok tani.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kepala Kejari Tubaba, Mochamad Iqbal melalui Kasi Intelijen Ardi Herlian Syah mengatakan pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah administratif dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

“Ya, kami akan segera menindaklanjuti permasalahan ini secara administratif kepada semua pihak terkait. Jika dari hasil proses itu ditemukan indikasi pelanggaran pidana, maka akan kami proses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ardi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (14/5/2025).

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya diberitakan, dana bergulir program Revolving Sapi senilai total Rp7 miliar digulirkan oleh Pemkab Tubaba kepada 10 kelompok tani pada 2013-2014. Dana tanpa bunga itu diberikan dengan perjanjian pengembalian selama tiga tahun, hingga 2018-2019.

Namun hingga 2025, sembilan kelompok tani belum juga menyelesaikan kewajibannya, dengan nilai tunggakan bervariasi. Tertinggi mencapai Rp645 juta per kelompok dari nominal Rp700 juta yang diterima.

Baca Juga  Inovasi JLABAT, Warga Tubaba Antusias Borong Motor dan HP Murah di Kejari

Berikut rincian tunggakan dana bergulir berdasarkan data hingga akhir 2024:

  • Kelompok Tani Gembala Makmur, Daya Murni: Rp627 juta
  • Kelompok Tani Makmur Berseri, Tulang Bawang Udik: Rp520 juta
  • Kelompok Tani Mahesa Kencana, Tulang Bawang Tengah: Rp510 juta
  • Kelompok Tani Sumber Rezeki II, Tulang Bawang Tengah: Rp374,7 juta
  • Kelompok Tani Sumber Rezeki, Tumijajar: Rp525 juta
  • Kelompok Tani Tunas Remaja, Tulang Bawang Tengah: Rp37,3 juta
  • Kelompok Tani Jaya Tani, Pagar Dewa: Rp255 juta
  • Kelompok Tani Tani Harapan, Tulang Bawang Tengah: Rp645 juta
  • Kelompok Tani Ngudi Makmur, Tulang Bawang Tengah: Rp183,1 juta
Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Dari sepuluh kelompok penerima, hanya Kelompok Tani Sido Dadi di Tiyuh Mulyo Jadi, Kecamatan Gunung Terang, yang telah melunasi pinjamannya.

Kejari Tubaba menegaskan akan menelusuri lebih dalam persoalan ini untuk memastikan dana negara tidak hilang begitu saja. (Arie)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

SMAN 1 Tegineneng Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 21:41 WIB

Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Berita Terbaru

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB