Dipimpin Plh. Mendagri, Pemerintah Provinsi Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Suryani

Selasa, 24 Desember 2024 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diskominfotik Provinsi Lampung

Foto: Diskominfotik Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Netizenku.com): Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Provinsi Lampung, Zainal Abidin, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (23/12/24).

Dalam rakor tersebut, Plh. Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan enam upaya konkret yang dapat dilakukan pemerintah daerah dalam penanganan inflasi daerah.

Diantaranya yaitu melaksanakan pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kerjasama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, gerakan menanam, merealisasikan BTT, dan dukungan transportasi dari APBD.

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Plh. Mendagri juga meminta seluruh daerah agar mengantisipasi naiknya permintaan dan kenaikan harga telur ayam ras dengan mencermati jalur distribusi untuk menekan harga.

Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa inflasi tahun kalender november 2024 sebesar 1,12% masih berada dibawah target inflasi 2024. Secara historis, di bulan desember cenderung terjadi inflasi sehingga berpotensi mendorong peningkatan inflasi kumulatif pada desember 2024.

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Plt. Kepala BPS selanjutnya menyampaikan, kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi tahun kalender November 2024 terbesar adalah kelompok Perawatan Pribadi & Jasa Lainnya (0,42%), kelompok Penyediaan Makanan & Minuman / Restoran (0,23%), dan kelompok Makanan, Minuman & Tembakau (0,16%). Sementara itu, kelompok Transportasi memberikan andil deflasi terdalam sebesar -0,04%.

Menurut kelompok komponen, andil inflasi tahun kalender November 2024 terbesar adalah komponen Inti yang menyumbang andil sebesar 1,33% dan disusul Harga Diatur Pemerintah 0,10%. Sementara itu, komponen Bergejolak memberi andil deflasi sebesar -0,31%.

Baca Juga  Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

Adapun komoditas dengan andil inflasi tertinggi dan muncul sebagai penyumbang inflasi bulanan yaitu Emas Perhiasan, Sigaret Kretek Mesin, Kopi Bubuk, Beras, dan Minyak Goreng. Sementara itu, Cabai Merah, Cabai Rawit, Telur Ayam Ras, dan Angkutan Udara menjadi komoditas dengan andil defiasi tertinggi.(*)

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 12 Okt 2026 - 20:50 WIB