Harga Komoditas Pangan di Lampung Naik Turun Tipis-tipis

Ilwadi Perkasa

Selasa, 15 Oktober 2024 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang barang pangan di Bandarlampung

Pedagang barang pangan di Bandarlampung

Bandarlampung (Netizenku.com): : Badan Pangan Nasional (BAPANAS) melaporkan harga-harga sebagian besar komoditas pangan di Lampung berfluktuasi dalam kisaran kecil.

Dikutip dari panel harga BAPANAS pada Minggu (13/10/2024), harga eceran rata-rata beras premium di Lampung Rp14.550/kg atau sedikit mengalami kenaikan dari harga sehari sebelumnya Rp14.520/kg

Sebelumnya pada 7 Oktober lalu, harga eceran beras premium di Lampung sempat menyentuh Rp14.630/kg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Harga beras premium di Lampung tercatat masih di bawah harga rata-rata nasional sebesar Rp15.480/kg.

Sementara harga eceran beras medium di Lampung rata-rata sebesar Rp13.560/kg. Harga ini di bawah harga rata-rata nasional Rp13.560/kg.

Harga beras medium di Lampung cenderung menurun selama sepekan terakhir, di mana pada 7 Oktober lalu tercatat Rp13.130, lalu terkoreksi tipis Rp13.180/kg pad 11 Oktober.

Harga bawang merah turun menjadi Rp25.780/kg dari harga sebelumnya Rp25.860/kg. Fluktuasi harga bawang merah tergambar jelas dari catatan harga selama sepekan terakhir, di mana harga tertinggi Rp25.860/kg, terendah Rp24.770/kg pda 10 Oktober 2024.

Baca Juga  Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Harga bawang putih bonggol Rp37.610/kg, naik tipis dibanding hari sebelumnya Rp37.510/kg. Ini adalah harga tertinggi selama fluktuasi harga sepekan terakhir. Harga terendah bawang putih sempat turun hingga Rp37.020/kg pada 10 Oktober.

Harga cabai merah keriting turun cukup dalam, yakni Rp22.010/kg, sebelumnya Rp21.760/kg.

Berikut harga eceran barang pangan lainnya di Lampungper 13 Oktober 2024.

Baca Juga  Limbah PT Indo Thai Coco Diduga Cemari Sumur Warga, DPRD Lampung Desak DLH Bertindak

Cabai Nerah Rawit Rp37.100, sebelumnya Rp38.860/kg.

Daging sapi murni Rp132.040/kg, sebelumnya Rp131.440/kg.

Daging ayam ras Rp34.800/kg, sebelumnya Rp34.980/kg.

Telur ayam ras Rp26.990/kg, sebelumnya Rp27.070/kg.

Gula konsumsi Rp17.600/kg, sebelumnya Rp17.660/kg.

Minyak goreng kemasan sederhana Rp17.170/kg, sebelumnya Rp17.160/kg.

Minyak goreng curah Rp15.940/kg, sebelumnya Rp15.910/kg. (iwa)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru