Mulyadi Irsan Optimis Kabupaten Tanggamus Bebas dari Polio

Leni Marlina

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Mulyadi Irsan, pukul gong sebagai penanda dimulainya Pekan Imunisasi Nasional Polio di Kabupaten Tanggamus, Sumberejo Selasa (23/7/2024). (Rapik/NK)

Pj Bupati Mulyadi Irsan, pukul gong sebagai penanda dimulainya Pekan Imunisasi Nasional Polio di Kabupaten Tanggamus, Sumberejo Selasa (23/7/2024). (Rapik/NK)

Sumberejo (Netizenku.com): Program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dan peran aktif semua elemen, membuat Penjabat (Pj) Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan, optimis kabupaten ini akan bebas dari Polio.

Hal tersebut disampaikan Mulyadi usai memukul gong sebagai tanda dibukanya program PIN Polio Kabupaten Tanggamus, yang dipusatkan di Balai Pekon Argomulyo, Kecamatan Sumberejo, Selasa (23/7/2024).

Ia mengatakan, tak sedikit dari masyarakat belum mengetahui jika penyakit polio ini disebabkan oleh virus poliomyelitis dan mudah menular.

Baca Juga  Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi segera semua elemen bergerak, lakukan imunisasi serta edukasi masyarakat, jika penyakit polio ini sangat berbahaya, dan dapat ditularkan melalui air, juga makanan yang terkontaminasi virus tersebut, penyakit polio ini dapat menyebabkan kelumpuhan seumur hidup,” jelas Mulyadi.

Karena menyasar anak-anak balita, lanjut Pj bupati, penyakit polio ini sangat berpotensi menjadi wabah apabila cakupan imunisasi anak-anak rendah, dan kekebalan kelompok pada anak tidak terbentuk.

Baca Juga  Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung

“Seseorang dapat memiliki kekebalan jika telah diimunisasi polio. Karenanya Pekan Imunisasi Nasional Polio ini menyasar anak usia 0-7 tahun, PIN Polio ini program nasional, dilakukan setelah adanya kejadian luar biasa (KLB) penyakit polio pada 7 provinsi. Karenanya, untuk mencegah agar KLB tidak menyebar ke provinsi lain, maka pemerintah melakukan pemberian imunisasi secara massif dengan cakupan tinggi dan merata, untuk memutus transmisi virus polio di Indonesia termasuk di Kabupaten Tanggamus,” terangnya.

Baca Juga  Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia

Pelaksanaannya dimulai pada hari ini, dan akan dilakukan imunisasi polio di seluruh Posyandu PAUD, TK, SD/MI/sederajat secara serentak. (Rapik)

Berita Terkait

FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus
Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan
APDESI Tanggamus Siap Ikuti Aksi Damai Nasional di Jakarta
TTE Masuk Pekon: Tugu Rejo Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi di Semaka
IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru