6,5 Juta Masyarakat Lampung Telah Dicoklit

Agis Dwi Prakoso

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KPU Lampung, Agus Riyanto. (Foto: Antara)

Anggota KPU Lampung, Agus Riyanto. (Foto: Antara)

Sebanyak 24.553 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Lampung telah melakukan coklit terhadap 6.535.732 calon pemilih yang tersebar 13.214 TPS.

Bandarlampung (Netizenku.com): Coklit daftar potensial pemilih di Lampung berlangsung selama 30 hari sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024 mendatang.
Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Lampung, Agus Riyanto, menjelaskan progres coklit sudah 100 persen di 15 kabupaten/kota se-Lampung atau tuntas sebelum waktunya.
“Saat ini, progres coklit sudah 100 persen. Kalaupun ada masyarakat yang belum dicoklit, masih dapat kami lakukan penambahan pemilih baru sampai tanggal 24 Juli,” ujar dia, Jumat (19/7).
Hal itu disampaikan Agus di sela rapat koordinasi KPU Lampung bersama 15 KPU kabupaten/kota terkait persiapan penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) menuju penetapan DPS (daftar pemilih sementara).
Kegiatan ini menindaklanjuti hasil coklit Pantarlih. “Kuantitas coklit oke, tapi secara kualitas kami akan lakukan pencermatan terhadap daftar pemilih hasil coklit,” kata dia.
Pencermatan daftar pemilih hasil verifikasi faktual PPDP/Pantarlih di antaranya potensi pemilih ganda, data invalid, dan jumlah pemilih dalam satu TPS yang melebihi batas maksimum 600 orang.

“Jika ada data pemilih ganda kami hapus berdasarkan basis de jure KTP dan KK. Kami juga mencermati data invalid misalnya nama, NKK, NIK, dan seterusnya. Kemudian, ada atau tidak potensi TPS yang jumlah pemilihnya overload atau lebih dari 600 orang,” jelas Agus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau lebih dari itu, kami menata kembali supaya pemilih di TPS tidak overload. Maksimal jumlah pemilih di TPS sebanyak 600 orang,” lanjut dia.
KPU Lampung validasi daftar pemilih hasil coklit Pantarlih untuk memastikan validitas data pemilih sampai tahapan coklit berakhir pada 24 Juli 2024. (Agis)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru