Lestarikan Bahasa Lampung, Kober Nilai Butuh Kebijakan dan Peranan Pemda

Luki Pratama

Senin, 15 Juli 2024 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kober Lampung, Alexander Gabe, ketika diwawancarai awak media. (Foto: Luki)

Ketua Kober Lampung, Alexander Gabe, ketika diwawancarai awak media. (Foto: Luki)

Komunitas Berkat Yakin (Kober) Lampung menilai dibutuhkan peranan Pemerintah Daerah untuk menjaga bahasa Lampung yang semakin tidak diminati.

Bandarlampung (Netizenku.com): KETUA Kober Lampung, Alexander Xabe, menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi bahasa Lampung yang semakin terpinggirkan dan terancam punah.

Menurutnya dibutuhkan peran aktif dan kebijakan tegas dari pemerintah daerah untuk menyelamatkan bahasa ibu Provinsi Lampung.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Daerah harus memiliki peran yang lebih kuat dalam melestarikan bahasa Lampung,” ujarnya ketika diwawancarai awak media, Senin (15/7).

Salah satu caranya, jelasnya, dengan mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan penggunaan bahasa Lampung di berbagai ruang publik, seperti sekolah, perkantoran, dan media massa.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Seperti halnya kebijakan di beberapa daerah lain yang mewajibkan penggunaan bahasa daerah ketika di lingkungan sekolah.

Menurutnya kebijakan serupa dapat diterapkan di Lampung untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap bahasa Lampung.

Selain itu, Kober juga mendorong Pemda untuk lebih banyak menggelar acara dan kegiatan yang menggunakan bahasa Lampung.

“Semakin banyak orang yang menggunakan bahasa Lampung, semakin besar peluang bahasa ini untuk bertahan hidup,” tegasnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Sosialisasikan E-Reviu untuk Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Daerah

Kober berharap dengan adanya kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat, bahasa Lampung dapat dilestarikan dan terhindar dari kepunahan.

“Kita harus bekerja sama untuk menjaga bahasa Lampung agar tetap hidup dan lestari untuk generasi penerus,” tandasnya. (Luki)

Berita Terkait

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung
Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung
SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia
Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda
Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung
Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat
Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN
Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB