Lampung Serius Perangi TBC

Luki Pratama

Rabu, 26 Juni 2024 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto, ketika pimpin rakor pengendalian TBC.

Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto, ketika pimpin rakor pengendalian TBC.

Bandarlampung (Netizenku.com): Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fahrizal Darminto, menekankan situasi saat ini menjadi tantangan kolektif dalam penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang membutuhkan perhatian dari berbagai pihak.

Ia menjelaskan aspek sosial ekonomi seperti perlindungan sosial, pengendalian kepadatan penduduk, kekurangan gizi, stigma dan diskriminasi terhadap pasien dan keluarganya, serta pencegahan dan pengendalian di fasilitas publik.

“Hal tersebut merupakan faktor-faktor yang harus mendapat perhatian serius,” kata dia ketika membuka Rakor Tim Percepatan Penanggulangan TBC Lampung Tahun 2024, yang diinisiasi oleh Dinkes Lampung.

Baca Juga  Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia acara yang juga Kadis Kesehatan, Edwin Rusli, melaporkan pelaksanaan rakor ini merupakan tindak lanjut dari hasil kick off Rapat Koordinasi Penanggulangan TBC bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Edwin menyatakan tujuan rakor ini adalah untuk berkoordinasi bersama multi-sektoral guna sosialisasi Perpres No 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis (TBC).

Baca Juga  Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara

“Serta pengembangan rencana aksi dan tindak lanjut dari masing-masing OPD dan lintas sektor yang terlibat dalam SK Tim Percepatan Penanggulangan TBC di Provinsi Lampung,” jelas Edwin.

Sebelumnya, Edwin menjelaskan menurut estimasi dari Kementerian Kesehatan, Provinsi Lampung masuk dalam empat provinsi dengan beban kasus tinggi, yaitu di atas 30.000 kasus.

Di tahun 2024, Provinsi Lampung memiliki estimasi kasus Tuberkulosis sebanyak 31.302, dengan Kota Bandarlampung sebagai pemilik beban kasus tertinggi sekitar 5.879 kasus.

Baca Juga  DPRD Lampung Desak Polda Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bank Syariah Way Kanan

Kabupaten Lampung Tengah mengikuti dengan 4.543 kasus, Lampung Selatan 3.308 kasus, dan Lampung Timur 3.275 kasus, sementara kabupaten/kota lainnya berada di bawah estimasi 3.000 kasus.

Estimasi ini didasarkan pada perhitungan jumlah penduduk, faktor usia, jenis kelamin, serta variabel lain dan juga tingkat fasilitas kesehatan yang dimiliki.

Hingga triwulan kedua, penemuan kasus Tuberkulosis yang telah ditemukan dan diobati berkisar 5.992 atau 19% dari estimasi beban kasus yang ditetapkan. (Luki)

 

Berita Terkait

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD
Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan
Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung
DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:52 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:06 WIB

Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16 WIB

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:02 WIB

Sekda Tubaba Iwan Mursalin Perkuat Sinergi Pemerintahan se-Lampung Lewat Retreat

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bupati Tubaba Ikuti Rapat Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Fiskal dan Tata Kelola Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Keluhan Minim Penerangan di RSUD Tubaba Ditangani, Kini Terang dan Nyaman Melintas

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB