AKP Dyvia Ungkap Kasus Pencurian pada Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Leni Marlina

Senin, 24 Juni 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKP Dyvia Adrianto, PPIH unsur Polri, berhasil mengungkap kasus pencurian terhadap jamaah haji di Arab Saudi. (Ist/NK)

AKP Dyvia Adrianto, PPIH unsur Polri, berhasil mengungkap kasus pencurian terhadap jamaah haji di Arab Saudi. (Ist/NK)

Liwa (Netizenku.com): AKP Dyvia Ardianto, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2024 dari unsur Polri, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan korban tiga orang jamaah haji asal Indonesia di Arab Saudi.

Dyvia, yang dikonfirmasi via pesan watssapp, mengatakan, Minggu (23/6/2024), dia mendapatkan laporan dari tiga orang jamaah haji asal Jombang Jawa Timur Kloter SUB 62, yang menginap di salah satu hotel di wilayah Misfalah Arab Saudi, kehilangan uang yang tersimpan di tas masing-masing.

“Saya dapat laporan Pukul 09.39 waktu setempat, dari ketua Kloter SUB 62, melalui pesan whatsapp, bahwa ada jamaah haji yang kehilangan uang, setelah petugas hotel melakukan penyemprotan,” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat laporan tersebut, kata Dyvia, dia bersama LO mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), hotel tempat para jamaah menginap, tepatnya kamar 712, 713 dan 714, serta meminta keterangan para korban dan saksi-saksi.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

“Setelah melakukan olah TKP, serta mendengar keterangan para korban dan saksi, saya bersama LO menemui manager hotel, dan secara langsung meminta pihak hotel membuka CCTV dalam rangka mengungkap kasus pencurian tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, kata mantan Kasat Intelkam Polres Lampung Barat tersebut, pukul 11.00 WAS datang dua petugas kebersihan, yang diantaranya sangat dikenal wajahnya oleh saksi.

“Modus yang dilakukan salah satu petugas hotel tersebut, bahwa akan dilakukan penyemprotan kamar, dan semua jamaah disuruh keluar kamar, setelah selesai jamaah langsung memeriksa tas masing-masing, ternyata ada yang kehilangan uang,” ungkapnya.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Menurut dia, oknum petugas kebersihan yang diduga pelaku tersebut hanya mengincar uang Riyal saja, dan untuk mata uang Indonesia hanya dibuka-buka saja bahkan ada amplop dan dompet dirobek (dirusak oknum petugas kebersihan) demi mencari keberadaan uang Riyal.

“Yang diambil pelaku hanya mata uang Riyal, milik korban M (65), M (60) dan N (51) ketiganya asal Jombang, dengan total uang yang dicuri milik tiga orang korban tersebut, sebanyak 800 Riyal atau setara Rp3.440.000,” kata dia.

Lanjutnya, terduga pelaku langsung diminta keterangan oleh manajer hotel di ruangannya, dan pihak hotel langsung mendatangi semua korban di kamar hotel dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Uang para jamaah diganti sepenuhnya, serta pihak hotel meminta untuk kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

“Kami minta maaf atas ketidaknyamanan para jamaah, untuk kasus ini agar tidak dilanjutkan ke proses hukum dan cukup sampai di sini saja. Kami bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian yang menimpa para korban atau jamaah haji asal Indonesia. Sekali lagi kami dari pihak hotel minta maaf kepada jamaah khusunya warga Indonesia pada umumnya,” ujar pihak hotel.

AKP Dyvia juga mengingatkan para jamaah selama melaksanakan ibadah haji di tanah suci harus lebih berhati-hati, khususnya dalam menyimpan uangnya masing-masing, serta pentingnya saling mengingatkan satu dengan yang lain untuk tidak mudah mengikuti perintah petugas di hotel, apalagi jika sudah ingin memasuki kamar jamaah, dan jangan ragu untuk berkoordinasi dengan petugas. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB