BPS Lampung Catat Inflasi Bulanan Pada April 2024 Lebih Rendah Dari April 2023

Luki Pratama

Minggu, 5 Mei 2024 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Lampung, Atlas Parlindungan Lubis, ketika menerangkan. Foto: tangkapan layar YT BPS.

Kepala BPS Lampung, Atlas Parlindungan Lubis, ketika menerangkan. Foto: tangkapan layar YT BPS.

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat inflasi gabungan dari empat Kabupaten/Kota di wilayah cakupan IHK pada bulan April 2024 di Provinsi Lampung menunjukkan deflasi sebesar 0,01 persen secara bulanan (m-to-m).

Sementara inflasi tahunannya mencapai 3,29 persen (y-on-y), dan secara tahun kalender sebesar 0,55 persen (ytd).

Tingkat inflasi bulanan pada April 2024 ini lebih rendah dari bulan sebelumnya dan dari posisi April 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPS Provinsi Lampung, Atas Parlindungan Lubis, dalam rilis resminya pada, menjelaskan bahwa kelompok pengeluaran penyumbang deflasi tertinggi pada bulam April 2024 secara bulanan (m-to-m) adalah Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, yang mengalami deflasi 0,20 persen dengan andil sebesar 0,08 persen.

Baca Juga  PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Disebutkan komoditas beras menjadi penyumbang deflasi tertinggi dengan andil (0,37 persen), diikuti oleh Cabai Merah dengan andil deflasi sebesar (0,26 persen), Telur Ayam Ras dengan andil deflasi sebesar (0,07 persen), kemudian Cabai Rawit dengan andil deflasi sebesar (0,07 persen), dan Cabai Hijau dengan andil deflasi sebesar (0,02 persen).

“Kelima komoditas ini merupakan komoditas yang memberikan andil atau penyumbang deflasi tertinggi di bulan April yang lalu”, terang Atlas melalui pernyataan persnya, Minggu (5/5).

Kemudian untuk kelompok pengeluaran berikutnya berdasarkan bulanan (m-to-m), Pakaian dan Alas Kaki inflasi sebesar (0,28 persen); kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga deflasi sebesar (0,01 persen); kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga inflasi sebesar (0,12 persen).

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Sementara pada kelompok kesehatan inflasi sebesar (0,17 persen); kelompok Transportasi inflasi sebesar (0,52 persen); kelompok Pendidikan tidak mengalami inflasi/deflasi; kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran inflasi (0,01 persen), serta kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya inflasi (0,28 persen), kelompok Informasi, Komunikasi, sedangkan Jasa Keuangan yang mengalami deflasi sebesar (0,29 persen).

Dan untuk kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks (deflasi) terdalam ada pada kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya, yakni sebesar (1,39 persen).

Baca Juga  DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Kemudian tingkat inflasi secara tahunan (y-on-y), dan bulanan (m-to-m) pada 4 Kabupaten/Kota IHK yang menjadi amatan oleh BPS, yaitu Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Mesuji, Kota Bandar Lampung, dan Kota Metro.

“Dari ke empat wilayah ini tingkat inflasi tertinggi secara y-on-y tercatat di Kabupaten Lampung Timur, yaitu sebesar 5,12 persen, dan tingkat inflasi terendah tercatat di Kota Bandar Lampung, yaitu sebesar 2,39 persen,” kata Atas, dalam rilis resmi BPS Provinsi Lampung.

Sementara tingkat inflasi secara bulanan (m-to-m), tertinggi tercatat di Kabupaten Mesuji sebesar 0,53 persen, sedangkan deflasi terdalam tercatat di Kabupaten Lampung Timur sebesar 0,24 persen. (Luki)

Berita Terkait

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah
Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren
Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru