Kades Pesawaran Menjerit, Tak Digaji 5 Bulan

Redaksi

Sabtu, 10 Juni 2023 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Kepala Desa di Kabupaten Pesawaran menjerit, ini akibat soal gaji mereka yang sudah masuk 5 bulan belum dibayar Pemkab.

Ditambah lagi soal pembagian hasil pajak untuk desa tahun 2022, sampai kini belum juga dicairkan oleh Pemkab setempat, bahkan rumornya malah akan dihilangkan.

Tidak tahan dengan situasi tersebut. Sejumlah Kades datangi Kantor Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Pesawaran.
Kedatangan mereka meminta kepada FMPB untuk membantu memperjuangkan hak mereka terkait pembagian hasil pajak desa tahun 2022, yang hingga kini belum mereka terima dari Pemkab setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan para kades tersebut malah kian jadi, dengan beredarnya informasi yang mengatakan bahwa Pemkab Pesawaran diduga sengaja meniadakan pembagian hasil pajak tahun 2022 tersebut.

Baca Juga  Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

“Bagaimana kami nggak pening (pusing,red) bang, itu kan hak kami, itu uang gak sedikit bang, kok enak amat mau dihapus begitu saja, pokoknya kami tidak terima, tidak ikhlas bang,” ungkap salah satu Kades, Sabtu (10/6/23).

Apalagi sambungnya, berdasarkan informasi yang diterimanya, uang pembagian hasil pajak yang akan dibagikan pemerintah kepada para Kades merupakan uang bagi hasil pajak 2023.

“Bagaimana kami nggak tambah bingung lagi ini, bagi hasil tahun 2022 saja belum jelas, kok malah direncanakan yang akan dibagi kok untuk hasil pajak tahun 2023 ini, bagaimana ini? ,” ucapnya bingung.

Sementara Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Kabupaten Pesawaran, Saprudin Tanjung, sangat merespon keinginan para kades, untuk memberikan bantuan dalam upayanya untuk mendapatkan haknya dari Pemkab Pesawaran.

Baca Juga  Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

“Pastinya, kita sambut dan ucapkan terimakasih kepada para kades, yang telah mempercayai lembaga kita ini, untuk membantu mereka dalam memperjuangkan haknya, yang mungkin merasa didzolimi,” terang Tanjung.

Sebab kata Tanjung, memang agak mengherankan terhadap sampai terjadi kemandekan dalam pembagian hasil pajak tahun 2022, yang harus diterima setiap desa dari Pemkab setempat.

“Sepertinya kasus ini baru kali ini terjadi, kalo kita amati, sepertinya ada upaya sistematis, sengaja berupaya untuk menghilangkan atau meniadakan dana pembagian hasil pajak buat desa tersebut,”ucap Tanjung.

Apalagi lanjut Tanjung, ini menyangkut soal dana yang cukup besar. Bisa dibayangkan jumlah desa di kabupaten ini ada 148 desa. Satu desa dalam pembagian hasil pajaknya tiap tahun menerima bervariasi dari Rp40-80 juta per desa.

“Coba kalau kita pukul rata tiap desa menerima Rp50 juta saja. Kalau Rp50 kali 148 jumlah desa. Coba apa nggak sekitar Rp7,5 miliar. Itu jumlah yang sangat besar,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM

Untuk itu tegas Tanjung, pihaknya bersama sejumlah kades akan mendatangi dan mempertanyakan kepada sejumlah OPD, terkait dengan upaya yang akan dilakukan Pemkab dalam menyikapi dan mengurai persoalan ini.

“Opsinya, kita bersama kades nanti akan segera mendatangi OPD terkait, seperti PMD, Bapenda dan keuangan. Bila perlu langsung ketemu Sekda, kita mau tahu alasannya nggak bisa bayar, itu aja. Kalau mentok, ya kita akan bawa masalah ini ke APH sebagai indikasi penggelapan, juga berikut bersama 148 kades dan aparatnya, kita akan demo Pemkab, sampai hak desa itu dikeluarkan,” ancam Tanjung. (Soheh/Len)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB