Tanggamus Ekspor Perdana Pisang Mas ke China

Redaksi

Selasa, 24 April 2018 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Pj. Bupati Tanggamus, Ir. Zainal Abidin menghadiri kegiatan pelepasan ekspor Pisang Mas Tanggamus ke negara China, di Pekon Sumber Mulyo, Kecamatan Sumberejo, Tanggamus, Selasa (24/4).

Ekspor ini dilakukan berkat kerja sama antara petani setempat di bawah binaan Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Tanggamus dengan PT. Great Giant Pineapple.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Karantina Pertanian RI, Ir. Banun Harpini, M.Si., Kepala Pusat Karantina Tumbuhan Hayati Nabati RI, Dr. Antarjo Dikin, Direktur Holtikultura dan Florikultur Direktorat Departemen Pertanian RI, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Pemprov Lampung Desi Damania Romas, Pimpinan PT. Great Giant Pineaple Weli Sugiono, Asisten Bidang Ekobang FB.Karjiono, Kepala Dinas TPH Tanggamus Sony Isnaini serta Kepala OPD Kabupaten Tanggamus, Camat dan Uspika Kecamatan Sumberejo, juga Ketua Gapoktan dan KWT se-Kecamatan Sumberejo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan perwakilan Kelompok Tani Hijau Makmur, Nur Soleh, mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah dan juga Badan Karantina Pertanian yang sudah memberikan instalasi karantina kepada KelompokTanii Hijau Makmur, sehingga kuantitas dan kualitas pisang mas Tanggamus semakin baik. Terimakasih juga diucapkan kepada manejemen PT. GGP yang telah melakukan pendampingan selama ini.

Baca Juga  Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia

Sementara Pimpinan PT. GGP Weli Sugiono menyampaikan bahwa selain pisang mas, PT. GGP juga akan mengembangkan produk pertanian dan buah buahan yang lain, yang cocok dikembangkan dan dibudidayakan di Kabupaten Tanggamus. Selain itu Weli juga menyampaikan bahwa PT. GGP telah melakukan terobosan agar bagaimana para petani yang ada di Tanggamus mendapatkan fasilitas kawasan berikat dari Bea Cukai.

Dimana pada 27 Maret yang lalu Kelompok Tani Hijau Makmur Kabupaten Tanggamus, telah mendapatkan fasilitas kawasan berikat dari Bea Cukai. Dengan demikian para petani bisa mendapatkan pupuk dengan mudah dan murah, sehingga kedepan hasilnya dapat tercapai dengan maksimal.

Pj.  Bupati Tanggamus, Ir. Zainal Abidin dalam sambutannya sangat mengapresiasi PT. GGP dan mitra kelompok petani pisang di Kecamatan Sumberejo, karena berkat kemitraan tersebut telah berhasil menjadikan Kecamatan Sumberejo sebagai sentra tanaman pisang mas dan mengolah hasilnya untuk dapat diekspor. \”Kita juga berharap, kegiatan ekspor ini dapat memacu petani-petani lain untuk terus dapat berinovasi sehingga dapat menghasilkan komoditi tanaman yang siap diekspor,\” ucapnya.

Baca Juga  FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial

Zainal juga mengatakan bahwa buah-buahan merupakan salah satu makanan yang banyak disukai oleh hampir semua kalangan di dunia, dan buah-buahan banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

\”Ekspor ini terbilang baik, karena China menerapkan standar mutu dan kesehatan yang sangat tinggi untuk impor hasil pertanian. Keberhasilan ini menunjukan pengakuan tingginya standar kualitas produk pisang di Kabupaten Tanggamus,\” ungkap  Zainal.

Sementara, Kepala Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia Ir. Banun Harpini, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ekspor pisang tersebut selain untuk menambah devisa Negara juga untuk meningkatkan penghasilan petani, dan merupakan terobosan yang sangat baik.

\”Selama ini Balai Karantina Pertanian RI terus melakukan upaya upaya dan ikut mendorong penyelesaian ekspor impor melalui harmonisasi standar antara lain dengan cara memeriksa standar kesehatan makanan, karena salah satu syarat ekspor impor adalah standar kesehatan dan keamanan makanan,\” terang Banun.

Baca Juga  Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia

\”Kita juga sudah melakukan penandatanganan dengan Ukraina dan ada 7 produk yang sudah bisa di terima di Ukraina, seperti nanas, pisang, mangga, salak, buah naga, jeruk nipis. Sebagian produk tersebut keberadaannya ada di Kabupaten Tanggamus,\” tambah Banun.

Dirinya juga mengaku sudah mendapatkan modal kemitraan yang sangat baik. Untuk itu, imbaunya mari bersama-sama mengisi peluang pasar tersebut mulai dari Kabupaten Tanggamus. \”Ini adalah peluang yang sangat besar untuk para petani agar kita tetap konsisten membangun rantai pasok karena berbicara ekspor itu pengirimannya harus kontinyu tidak hanya sekali kirim,\” tegas Banun.

Lebih lanjut Banun mengatakan, Balai Karantina Indonesia sebagai penjamin, sehingga barang atau produk yang akan diekspor harus mendapatkan sertifikasi dan pendampingan dari Balai Karantina Indonesia.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan SK Penetapan IKT oleh Kepala Badan Karantina Pertanian kepada  perwakilan petani, yang dilanjutkan dengan acara tebang pisang oleh Kepala Badan Karantina Pertanian RI dan Pj Bupati Tanggamus serta Pelepasan Ekspor Perdana Pisang Mas Tanggamus ke China. (Rapik)

Berita Terkait

FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus
Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan
APDESI Tanggamus Siap Ikuti Aksi Damai Nasional di Jakarta
TTE Masuk Pekon: Tugu Rejo Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi di Semaka
IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB