Sesi Pertama Kurma Klasika Bahas Sejarah NU di Lampung

Redaksi

Minggu, 17 April 2022 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kuliah Ramadhan (Kurma) Kelompok Studi Kader (Klasika) telah dimulai. Pada Minggu (17/4), sesi pertama Kurma Klasika menghadirkan Ila Fadilasari (jurnalis dan penulis buku: Sejarah dan Pertumbuhan NU di Lampung) sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Fadilasari menjelaskan tentang sejarah perkembangan Nahdatul Ulama (NU) di Lampung.

Ia menjelaskan, di Lampung NU lahir pada tahun 1933 yang dibawa oleh KH. Fadil Amin yang berpusat di Tanjung Raja.

Baca Juga  Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Ia mengatakan bahwa NU sangat menjunjung tradisi dalam masyarakat sehingga mudah diterima dan ber-akulturasi dengan tradisi masyarakat yang sudah ada di Lampung.

“Sehingga NU di Lampung dianggap yang terbesar setelah di Pulau Jawa,” ungkapnya.

Meski cepat berakulturasi dengan tradisi masyarakat, lanjut dia, NU juga mengalami banyak dinamika dalam proses penyebarannya.

Baca Juga  Mirzani Dorong IWAPI Hilirisasi Pangan dan Digitalisasi Usaha

“Pada awalnya NU juga menghadapi tantangan dengan kelompok lain sehingga waktu itu sempat terjadi semacam mimbar akademis yang menjadi ruang perdebatan selama 7 hari di Tanjung Raja.

Perdebatan-perdebatan atau dialog semacam itu tentu merupakan hal yang baik agar kita semua bisa terbuka dengan segala macam perbedaan pendapat,” paparnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat khususnya warga NU untuk terus merawat tradisi yang ada agar tidak tergerus oleh peradaban modern hari ini.(Agis)

Baca Juga  APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB