DPRD Minta Pemprov Maksimalkan Potensi Minyak di Laut Timur Lampung

Redaksi

Senin, 22 November 2021 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mendorong pemerintah provinsi (pemprov) untuk memaksimalkan potensi dua kilang minyak yang dinilai berpotensi besar sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Lampung Ismet Roni usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Ruang Komisi IV, Senin (22/11).

Politisi Golkar tersebut, mengungkapkan bahwa di Lampung ada dua kilang minyak yang berada di lepas pantai Lampung Timur perbatasan antara Lampung dan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Baca Juga  DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait dengan kilang minyak kita yang selama ini masih kita perdebatkan dengan pemerintah DKI Jakarta, kita minta pemprov untuk segera memaksimalkannya. Ini potensi rupiah untuk Lampung,” ujar Ismet Roni.

Karena lokasinya berada di perbatasan wilayah Provinsi Lampung dan DKI Jakarta, menurutnya itu masih dalam tahap pembicaraan.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Kendala Teknis Sekolah Rakyat Segera Diselesaikan

“Terkait sumur bor itu masih dalam tahap pembicaraan dengan pemerintah DKI Jakarta. Semoga ini segera ada progresnya, karena ini ada potensi PAD
untuk Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka komunikasi dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina, terkait potensi dua kilang minyak yang ada di lepas pantai Lampung Timur (Lamtim).

Baca Juga  DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Pembahasan ini akan dilakukan setelah sebelumnya Arinal telah menyepakati dengan Pemprov DKI Jakarta terkait batas wilayah Lampung yang dahulunya diklaim sebagai rangkaian wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Kedepannya, Arinal akan menjalin komunikasi dengan PT Pertamina dan Kementerian ESDM untuk membahas terkait potensi dua kilang minyak tersebut.

Dirinya berharap, potensi dua kilang minyak itu bisa membawa harapan baru untuk meningkatkan pendapatan Provinsi Lampung.(Agis)

Berita Terkait

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026
Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB