Fauzi: Tolak Kekerasan Perempuan dan Anak

Redaksi

Rabu, 11 April 2018 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Maraknya kasus kekerasan terhadap Perempuan dan anak selama ini selalu menjadi “objek” dari bentuk tindak kekerasan baik yang dilakukan secara verbal mapun holistik.

Tindak kekerasan ini disebabkan banyak faktor, diantaranya terjadi lantaran dipicu oleh faktor ekonomi keluarga. Lalu, apa pendapat Ketua LPA Kabupaten Pringsewu, Dr. Fauzi., M.Kom. Sekaligus Wakil Bupati Pringsewu soal perempuan dan anak?

Fauzi mengibaratkan, rusaknya sebuah negara lantaran rusaknya perempuan. Hal itu sebagaimana dalam pandangan Islam yang memposisikan perempuan dengan derajatnya yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Perempuan adalah tiang negara, jika perempuannya baik maka baiklah negaranya, dan jika perempuannya rusak, maka hancurlah negaranya. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, jika ibu mempersiapkan mereka dengan baik, maka dia telah mempersiapkan bangsa yang baik dan kuat,\” ujarnya, Rabu (11/4).

Baca Juga  Renovasi Jembatan Gantung Bumi Arum Rampung, Warga Berharap Segera Dibangun Permanen

Pun demikian halnya dengan anak. Baginya, anak sesuai dengan kodratnya merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang wajib dilindungi. \”Penghargaan terhadap anak ini bisa berupa penjagaan, pengasuhan, dan kasih sayang,\” ungkapnya.

Melihat kondisi di Kabupaten Pringsewu, lanjut Fauzi, faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak lebih dipicu oleh faktor ekonomi.

\”Banyak kekerasan yang terjadi di sini (Pringsewu-red), umumnya karena faktor ekonomi dan juga korban kekerasan yang enggan melapor, sehingga kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan ini seperti fenomena gunung es,\” paparnya.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Dorong ASN Jadi Birokrat Cerdas, Tangguh, dan Berakhlak

Guna meminimalisir angka terjadinya “kekerasan” terhadap perempuan dan anak, kata Fauzi, maka pemerintah daerah juga harus meningkatkan penyuluhan dan pendampingan, dan juga dibuatlah regulasi yang mengaturnya hukuman setimpal bagi para pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak.

\”Kepada para korban kekerasan jangan takut untuk melaporkan keaparat terkait ataupun ke LPA. Tidak hanya korban yang bisa melapor, tapi siapapun yang mengetahui hal tersebut wajib mengadukan,\” imbaunya.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Dorong Pemuda Jadi Pelaku Ekonomi Digital dan Ciptakan Lapangan Kerja

Fauzi menambahkan, perlindungan terhadap kaum perempuan bisa dilakukan seperti dengan melakukan pembaharuan hukum yang berpihak pada perempuan dan anak. “Termasuk juga, memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan,” ucapnya.

Di setiap acara, Fauzi juga selalu mengkampanyekan tolak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kepada anak-anak, ia mengajak untuk berani bercerita terhadap apa yang dia alami. \”Karena sekarang banyak juga kasus anak sebagai korban atau anak sebagai pelaku. Dan juga tugas ini buka hanya menjadi tugas pemkab, ataupun LPA saja, akan tetapi menjadi tugas kita bersama,\” jelasnya. (Darma)

Berita Terkait

Polsek Gadingrejo Bersama TNI dan Satpol PP Kawal Pilkakon di Enam Pekon
Kajari Pringsewu Dukung HPN dan Porwanas 2027, Siap Ramaikan PWI Running
Dihadiri Menteri Pertanian, Pesta Rakyat Petani 2026 Dipusatkan di Pringsewu
Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak
Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren
Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan
Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata
Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru