Pringsewu (Netizenku.com): Launching Desa Sadar Kerukunan dan peresmian saung kerukunan umat di Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa atau pekon lainnya.
“Sehingga dapat untuk menjadikan desa mereka sebagai desa sadar kerukunan serta membuat saung kerukunan umat sebagai wadah konsolidasi dan ikon kerukunan,” ungkap Kabag TU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, H.Marwansyah, mewakili Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, meresmikan Desa Sadar Kerukunan di Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Selasa (22/6).
Menurut dia, di saung kerukunan masyarakat dapat berkumpul untuk sekedar sharing, berdiskusi dan juga mempererat silaturrahmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya kira pembangunan saung kerukunan dapat dijadikan inovasi yang bisa direplikasi di kabupaten/kota lain se-Provinsi Lampung, bahkan tidak menutup kemungkinan diikuti oleh wilayah lain di Indonesia,” kata Marwansyah.
Lanjut dia, program ini akan menjadi suatu rumusan yang dapat dijadikan bahan acuan bersama Pemerintah Daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama, khususnya di Kabupaten Pringsewu.
“Sehingga Pringsewu akan selalu tetap rukun, aman, damai, dan kondusif,” minta Marwansyah.
Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu, H. Fauzi, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang merupakan kerjasama antara Kementerian Agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
“Adanya Desa Sadar Kerukunan ini merupakan wujud nyata kebersamaan yang diidam-idamkan, dalam rangka terciptanya kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.
Diungkapkan pula bahwa Pekon Waringinsari Timur ini sejatinya direncanakan akan ditetapkan menjadi Desa Pancasila.
“Antara Desa Sadar Kerukunan dan Desa Pancasila ini, konsepnya hampir sama, dengan salah satu persyaratan yakni penduduknya memiliki keanekaragaman agama dan kepercayaan,” ungkapnya.
Fauzi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung dan Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, serta FKUB yang sudah menjadikan Pekon Waringinsari Timur sebagai Desa Sadar Kerukunan.
“Sedangkan untuk Saung Kerukunan Umat Beragama, hal ini merupakan terobosan bersama antara Kementerian Agama Pringsewu dengan FKUB, karena di buku panduannya hanya dikenal Desa Sadar Kerukunan. Dengan demikian, Saung Kerukunan Umat Beragama yang merupakan yang pertama kali dan satu-satunya di lingkup Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, mengingat di kabupaten dan kota lainnya belum ada, sebagai cerminan kerukunan umat beragama,” katanya. (Rz/len)








