Dendi Jenguk Aldi, Penderita Rakitsia di Desa Bernung

Redaksi

Rabu, 17 Februari 2021 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Setelah viral di media sosial, Aldi (14), penderita penyakit Rakitsia (Lemah Tulang), Warga Dusun I, Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah dengan dijenguk langsung di kediamannya oleh Bupati, Dendi Ramadhona.

Aldi diketahui saat ini tinggal bersama ibunya, Asnawiyah (65), seorang janda yang sudah 1 tahun ini ditinggal suaminya (Kibin-Almarhum), yang meninggal lantaran sakit paru-paru. Sehingga wanita paruh baya ini harus berjuang sendiri sekuat tenaga, bekerja sebagai asisten rumah tangga guna menghidupi anaknya yang sedang sakit terbaring di kasur selama 7 tahun itu.

Menurut keterangan Asnawiyah, saat ditemui dikediamannya, anaknya tersebut menderita penyakit rakitsa sejak tujuh tahun yang lalu, sejak menginjak kelas II Sekolah Dasar (SD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

\”Sebelumnya anaknya saya ini sehat dan normal seperti anak-anak yang lain, namun ketika berusia 8 tahun, berawal dari sakit panas lalu kejang-kejang, serta mengeluarkan darah dari mulut dan hidung yang kemudian lumpuh,\” katanya, Rabu (17/2).

Diceritakannya, dia tak putus semangat sampai disitu, upaya demi untuk menyembuhkan buah hatinya yang sakit tersebut terus dilakukan. Namun hanya sebatas berobat ala kadar lantaran terbentur tidak adanya biaya. Apa lagi setelah ditinggal suaminya untuk selamanya.

\”Semenjak ditinggal alharhum suami, saya sangat kesulitan, saya harus mengurus anak saya ini sendiri. Apa lagi kondisi ekonomi saya sekarang ini sangat kesulitan, disamping harus mengurus anak saya yang sedang sakit, saya juga harus bekerja,\” ucapnya.

Untung saja, diutarakannya, ada tetangga dan lingkungan yang peduli membantu dirinya.

\”Kalau bantuan alhamdullilah ada saja. Selain terbantu dari lingkungan saya juga mendapatkan bantuan PKH , serta dari Puskesmas pun ikut membantu memberikan vitamin dan obat-obatan. Namun yang menjadi persoalan penyakit anak saya ini katanya tidak bisa disembuhkan di rumah sakit di Indonesia, harus ke singapura, itu menjadi hal yang mustahil karena tidak sedikit biaya jika harus dirawat disana.\”ungkapnya.

Baca Juga  Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Maka untuk itu pihaknya sangat berharap ada bantuan dari pemerintah daerah dalam hal pendanaan.

\”Harapan saya ada bantuan dari bupati berupa pendanaan, karena untuk sembuh itu harus berobat ke Singapura dan itu saya tidak ada biaya, karena untuk makan sehari-hari saja saya kesulitan,\” harapnya.

Sementara itu setelah viral di media sosial, di hari yang sama Dendi Ramadhona didampingi Plt Kadis Kesehatan dan pihak Dinas Sosial mengunjungi kediaman Aldi selain menjenguk bupati juga memberikan bantuan.

Baca Juga  Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

\”Saya juga baru tahu ada penyakit seperti ini, penyakit kelainan tulang yang menyebabkan pertumbuhan tulangnya tidak sempurna dan setelah saya lihat tadi secara fisik memang terganggu. Dan ini merupakan kasus langka dan di Pesawaran baru ini,\” kata Dendi.

Maka terkait hal itu pihaknya melalui Dinas Kesehatan akan terlebih dahulu mencari referensi guna penanganan kasus penyakit yang diderita Aldi tersebut.

\”Kita sedang mencari referensi dan memang harus disarankan ke luar negeri karena belum ada penanganan spesifik untuk penyakit ini bahkan di Indonesia, sehingga belum ada obat yang memang tepat untuk menanggulanginya, kita baru sebatas memberi vitamin-vitamin yang menunjang penyakit tersebut. Namun karena virusnya cukup ganas vitamin tersebut tidak mampu menanggulangi penyakit tersebut,\” ungkap Dendi. (Soheh/len)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB