Tiga Kecamatan di Tubaba Mulai Belajar Tatap Muka

Redaksi

Jumat, 13 November 2020 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kembali membuka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di tiga kecamatan wilayah selatan kabupaten setempat mulai Senin (16/11) mendatang.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba Budiman Jaya, S.STP,.M.IP kepada Netizenku melalui sambungan ponselnya.

Budiman menjelaskan, dibukanya kembali belajar secara tatap muka sekolah setingkat SD dan SMP yang sebelumnya sempat di tutup beberapa minggu lantaran Tubaba masuk Zona Orange tersebut, merupakan hasil koordinasi Dinas Pendidikan Tubaba dengan dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tubaba.

Baca Juga  Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Tubaba sudah masuk Zona Kuning, sementara para wali murid dan kepala sekolah mendesak agar BTM di wilayah selatan, yakni Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar dibuka kembali. Dan ini segera kita respon dengan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19, Alhamdulillah diizinkan untuk kembali membuka BTM mulai 18 November 2020,\” ujarnya, Jum\’at (13/11) siang.

Perihal dibukanya belajar tatap muka di sekolah-sekolah setingkat SD dan SMP di tiga kecamatan tersebut, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada para pengawas sekolah, dan kepala-kepala sekolah.

Baca Juga  Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

\”Hari ini suratnya sudah kita sampaikan kepada para pengawas dan kepala sekolah,\” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan ini juga memberikan catatan dan himbauan bagi sekolah-sekolah yang berdekatan dengan tempat tinggal pasien Covid-19 dan tengah diisolasi di RSUD Tubaba belum boleh melakukan belajar tatap muka. Hal ini untuk menghindari munculnya kasus baru.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”

Sementara, sekolah-sekolah yang tidak berdekatan dan atau guru, muridnya tidak terpapar Covid-19 wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan cara memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak (3M) dan menyediakan peralatan cuci tangan di setiap sekolahnya.

\”Dibukanya BTM dengan catatan, sekolah yang bedekatan dengan tempat tinggal warga yang terpapar Covid-19 atau ada guru dan atau muridnya yang terpapar Covid-19 belum boleh melakukan BTM. Sementara sekolah yang melaksanakan BTM wajib menerapkan protokol Covid-19,\” tutupnya. (Arie)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB