Kapolsek Wonosobo Luruskan Opini Masyarakat Soal Almarhumah M yang Diurus Mengenakan APD

Redaksi

Rabu, 15 April 2020 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Kapolsek Wonosobo, Iptu Juniko, mendampingi sejumlah anggota DPRD dan Dinas Kesehatan Tangggamus yang melaksanakan kunjungan silaturahmi ke rumah orang tua almarhumah M (28) di Kecamatan Wonosobo, Rabu (15/4).

Kunjungan tersebut dilaksanakan tim gabungan sebagai respon cepat pemerintah terkait pemberitaan bahwa saat pengurusan jenazah, petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sehingga memunculkan sejumlah opini di masyarakat.

Hasil kunjungan dan koordinasi tersebut didapatkan sejumlah keterangan, baik dari Dinas Kesehatan didukung data yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Abdoel Moelek (RSUD) Bandarlampung serta keterangan keluarga almarhumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iptu Juniko mengatakan, pihaknya menyelidiki dan mendatangi rumah orang tua almarhum M guna meluruskan anggapan-anggapan yang terlanjur tersebar di masyarakat.

Menurut data yang dimiliki, almarhumah M ber-KTP di Pekon Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semoung dan keterangan keluarga serta pihak medis bahwa almarhumah meninggal dunia di Bandarlampung dan dimakamkan di Kecamatan Wonosobo.

\”Almarhumah M bukan ODP Tanggamus, namun meninggal dunia di Bandarlampung dan dimakamkan di Wonosobo. Almarhumah tidak terpapar Covid-19. Saya harap masyarakat sekalian tidak beranggapan bahwa ada ODP Tanggamus yang meninggal dunia,\” ungkap Iptu Juniko dalam keterangannya usai berkoordinasi dan mendatangi rumah ibu Almarhum di Wonosobo.

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

Kesempatan itu, Iptu Juniko mengapresiasi masyarakat sebab tidak adanya penolakan dan jenazah diproses sebagaimana mestinya hingga ke pemakaman.

\”Masyarakat menerima pemakaman tersebut selayaknya. Kami apresiasi korban dimakamkan seperti biasa,\” ujarnya.

Sambungnya, almarhumah tercatat bekerja di Jakarta dan tidak tinggal di wilayah Tanggamus, almarhumah juga memiliki riwayat penyakit sejak kecil yaitu sesak nafas.

Lalu, setelah menikah, almarhum hamil dan cuti, sebab berniat melahirkan di Bandarlampung, namun setibanya di Lampung ia mengalami sakit dan dirawat di salah satu Rumah Sakit Betik Hati, lalu dirujuk ke RSUAM, namun meninggal dunia.

\”Riwayat perjalanan almarhum dari Jakarta Selatan, bekerja sebagai karyawan di salah satu hotel, setelah hamil almarhum memeriksakan kesehatan di Jakarta dan dinyatakan negatif (negatif Covid-19) sehingga berniat melahirkan di Bandarlampung sebab ia telah memiliki rumah sendiri (Bandarlampung). Dan tiba di Bandarlampung pada tanggal 1 April 2020,\” bebernya.

Baca Juga  Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru

Di tempat sama, dokter Panji dari Puskesmas Siring Betik menjelaskan bahwa apa yang dikonfirmasi berdasarkan surat rujukan RS Betik Hati mengatakan bahwa hasil rapid test negatif.

\”Kronologisnya almarhum dirawat di RS Betik Hati, karena sesuatu lain hal sehingga pasien dirujuk ke RSUAM dan sekitar 1 jam, M meninggal dunia di RSUAM. Hasil rapid test negatif,\” kata dr. Panji.

Dokter Panji menegaskan, untuk hasil swab test yang dilakukan di RSUAM hingga saat ini belum ke luar sehingga pihaknya juga masih menunggu.

\”Untuk swab test dilakukan di RSUAM. Namun, hingga saat ini hasilnya belum ke luar dan kami masih menunggu hasilnya,\” katanya.

Sementara ditambahkan oleh S selaku ibu kandung almarhumah M, bahwa selain memiliki riwayat sesak nafas, M juga memiliki penyakit kista yang diketahui saat masa kandungannya berumur 4 bulan.

Baca Juga  Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus

\”Sebelum meninggal anak saya mengandung delapan bulan, pulang ke Bandarlampung, saat sudah di rumah ia merasakan sakit perut, lalu dibawa ke bidan dan dikasih obat,\” kata ibunya.

Usai berobat ke Bidan, anaknya kembali dibawa ke RSIA karena terus mengalami kontraksi sehingga direncanakan pada tanggal 15 April 2020 akan dilakukan operasi, namun fisik M lemah sehingga dibawa ke RSUAM.

\”Anak saya dirawat sejak tanggal 11 April 2020, di RS Betik Hati lalu tanggal 13 April 2020 siang dirujuk ke RSUAM namun selang sejam ia meninggal dunia,\” ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan salah satu media online di Provinsi Lampung bahwa salah seorang pasien RSUD dr. Abdul Moeloek ibu hamil (bumil) berinisial Mar, warga Pekon Antar Lebar Bandar Negeri Semuong Tanggamus, meninggal dunia, Senin (13/4), sekitar pukul 14.45 WIB.

Atas meninggalnya Mar, Bayi yang ada dalam kandungan juga meninggal dunia dan pantauan di RSUDAM, petugas medis menggunakan APD saat mengurusi jenazah almarhumah asal Tanggamus tersebut. (Arj/len)

Berita Terkait

Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru
FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus
Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM

Sabtu, 18 April 2026 - 12:10 WIB

Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar

Selasa, 14 April 2026 - 18:14 WIB

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Rabu, 8 April 2026 - 20:27 WIB

Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Minggu, 5 April 2026 - 21:34 WIB

Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Kamis, 2 April 2026 - 19:31 WIB

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Berita Terbaru

Lampung Barat

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:14 WIB

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:13 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:52 WIB