Hujan Ekstrim Sebabkan Banjir Bandang Disertai Longsor di Kecamatan Limau

Redaksi

Selasa, 31 Maret 2020 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Sebagian wilayah Kabupaten Tanggamus kembali diguyur hujan ekstrim, Senin (30/3). Hujan deras sejak pukul 17.00 WIB itu, menyebabkan banjir bandang disertai tanah longsor di beberapa pekon di Kecamatan Limau.

Kondisi itu dibenarkan Kapolsek Limau, AKP Ichwan Hadi. Dia menyebutkan, ketinggian air antara 1 hingga 1,5 meter. Kemudian disertai tanah longsor di beberapa titik.

“Tapi sekarang air sudah surut. Sudah kurang dari 1 meter. Kalau tadi memang sempat sampai 1,5 meter. Kondisi yang cukup parah ada tiga titik. Ini kami sekarang masih terus memantau situasi,” ujar Kapolsek Limau, mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, S.I.K., M.M.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk korban jiwa akibat banjir dan longsor di Limau ini, Ichwan Hadi menegaskan tidak ada. Sebab pihaknya mengaku belum menerima laporan adanya korban jiwa.

“Korban jiwa sejauh ini belum ada laporan. Semoga nggak sampai ada korban. Kalau kerugian material, masih kami pantau terus kondisinya sampai sekarang,” kata Ichwan Hadi.

Sementara dari broadcast WhatsApp yang beredar malam ini, disebutkan akses dari dan menuju Kecamatan Limau sementara ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Broadcast tersebut juga menyertakan beberapa foto dan video kondisi banjir bandang di Limau.

Titik-titik yang terjadi banjir bandang disertai longsor, terjadi pada akses dari Kecamatan Bulok menuju Limau, yaitu di Pekon Antarbrak dan Pekon Ampai. Kemudian akses dari Kecamatan Kotaagung menuju Kecamatan Limau. Tepatnya di Pekon Tegineneng, Padangratu, dan Pekon Banjaragung. Titik ketiga, yaitu di Pekon Badak dan Pekon Tanjungjaya yang merupakan akses dari Kecamatan Cukuhbalak menuju Kecamatan Limau.

Satu unit mobil pick up Daihatsu Grandmax juga dilaporkan terjebak tanah longsor di Dusun Lubukgandar, Pekon Pariaman, Kecamatan Limau. Beruntung pengemudi sopir dalam kondisi selamat. Sebab mobil tidak tertimbun, tetapi terjebak pada kubangan material longsor. (Arj/len)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB