Lelang Sepi, Empat JPTP Tubaba Tak Diminati ASN

Redaksi

Senin, 11 November 2019 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sejak dilelang 30 Oktober 2019, empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) baru diisi satu orang pendaftar.

Keempat jabatan strategis yang dilelang tersebut yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT).

Kabid Pembinaan, Pengembangan, dan Data pada BKD Kabupaten Tubaba, Dedi Irawan, S.Kom, MM mengatakan lelang jabatan tersebut diumumkan pada 29 Oktober dan dibuka penerimaan berkas sejak 30 Oktober sampai dengan 13 November 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sampai sore ini pukul 16.00 Wib baru satu orang pendaftar atasnama Miral Hayadi dengan mendaftar untuk posisi jabatan Kepala DPMT, dan Kepala BKD,\”kata dia saat dikonfirmasi Netizenku.com melalui telepon selulernya, Senin (11/11).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Siapkan Regulasi Baru Penugasan Guru Jadi Kepala Sekolah

Dedi menambahkan, pihaknya hingga 2 hari ke depan hingga Rabu (13/11) masih menerima berkas pendaftaran Aparatur Sipil Negara (ASN) baik ASN dari Tubaba maupun dari luar daerah yang ingin mengikuti seleksi terbuka tersebut

\”Masih ada waktu 2 (dua) hari ke depan untuk mendaftar dan menyerahkan berkas persyaratan yang dibutuhkan, dan pendaftaran kami tutup pada Rabu 13 November 2019 pukul 16.00 Wib,\” paparnya.

Dia menjelaskan, lelang jabatan tersebut merupakan implementasi Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang mengamanatkan bahwa untuk pengisian jabatan eselon II wajib dilakukan melalui seleksi terbuka.

\”Tahun 2019 ini adalah tahun kedua Tubaba menjalankan amanah undang-undang tersebut,\” terangnya.

Sebelum dilakukan lelang jabatan tersebut, lanjutnya, Pemkab Tubaba melalui BKD terlebih dahulu mengajukan permohonan rekomendasi rencana seleksi terbuka tersebut kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca Juga  Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

\”Pengajuan rekomendasi itu kita ajukan pada tanggal 22 Oktober 2019 dan Alhamdulillah tidak memakan waktu lama, sebab pada tanggal 25 Oktober 2019 KASN menerbitkan rekomendasi untuk dilaksanakannya seleksi terbuka tersebut. Baru setelah itu, pada tanggal 29 Oktober seleksi terbuka kita umumkan,\” ulasnya.

Dedi menambahkan, seleksi ini terbuka untuk umum, bahkan ASN dari luar daerah juga dipersilahkan untuk ikut dalam lelang tersebut. Namun tentunya, sejumlah syarat diberlakukan bagi mereka yang ingin mendaftarkan diri, salah satunya usia maksimal 56 tahun saat mendaftar. Kemudian harus mendapatkan rekomendasi atau izin dari pejabat pembina kepegawaian di mana dia bertugas; berpangkat minimal pembina (Golongan IV a) atau pejabat fungsional ahli madya minimal pembina (Golongan IV a);.

Baca Juga  Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Bupati Tubaba Datangi Warga dari Rumah ke Rumah

Lalu, pendidikan minimal D IV atau S1 (khusus Dinas Kesehatan berpendidikan Kedokteran dan/atau sarjana rumpun kesehatan); dan pernah atau sedang menduduki jabatan administrator (eselon III) sekurang-kurangnya 2 tahun.

\”Selain itu, sehat jasmani dan rohani dengan menyertakan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah dan hasil tes kejiwaan dari Rumah Sakit Jiwa,\” imbuhnya.

Setelah berkas calon peserta seleksi masuk ke meja panitia, panitia seleksi terbuka memiliki waktu 2 hari untuk melakukan verifikasi berkas, yakni pada tanggal 14-15 November.

\”Setelah itu, tahapan selanjutnya yakni uji kompetensi dan wawancara yang akan dilakukan oleh tim asesor dari BPSDM provinsi Lampung, sampai dengan laporan hasil seleksi ke KASN. Yang jelas, seluruh tahapan ditargetkan selesai sesuai jadwal, yakni akhir November mendatang,\” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden
Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB