Sejumlah Kades di Pesawaran Keluhkan Reses DPRD Lampung yang Dinilai Pelit

Redaksi

Selasa, 5 November 2019 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III Wilayah Pesawaran yang dilakukan di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (5/11), dikeluhkan oleh sejumlah kepala desa yang ikut hadir pada acara tersebut. Lantaran setelah bubar diakhir acara tidak tersedianya makan siang hanya makanan ringan ala kadar yang diterima saat mereka para kades ini hendak masuk aula.

Yang lebih parahnya lagi para anggota DPRD Provinsi ini malah asik makan siang di luar aula di salah satu warung makan tidak jauh dari perkantoran pemkab setempat.

\”Acara sepenting dan seramai ini kok tidak ada makan siang, inikan aneh kami ini diundang, bukan datang dengan sendirinya,\” keluh salah seorang kades Kecamatan Waylima yang enggan namanya disebut saat keluar dari aula usai reses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diutarakannya, tidak seperti sebelum para wakil rakyat ini terpilih menjadi anggota DPR, mereka seolah-olah merajakan kades lantaran ada kepentingan suara.

\”Dulu sebelum mereka ini terpilih, mau apa kami dikabulkan, beda setelah jadi, terkesan tidak peduli dengan kami, contoh terlihat jelas di acara reses ini masa sekadar makan siang saja mereka tidak sediakan, ini malah mereka asik makan siang di luar,\” sesalnya.

Keluhan serupa juga dilontarkan kades lainnya, pihaknya juga sangat menyayangkan tidak adanya makan siang di acara reses itu.

\”Gaji mereka itukan besar, masa iya sekadar makan siang buat kami para kades saja tidak mampu inikan tidak mungkin,\” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona di depan para DPRD Provinsi dan puluhan Kades yang mengikuti reses itu, mengutarakan reses yang digelar ini untuk merengek ibarat anak dengan orang tua.

\”Dalam Hal ini kami harus merengek, ibarat anak merengek kepada orang tuanya yakni pihak provinsi minta bantuan program. Ya kami harus merengek agar pembangunan di Pesawaran ini bisa lebih maju. Karena kami mengusulkan bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kemaslahatan masyarakat Pesawaran. Tapi ya jangan pula mengharapkan usulan itu dikabulkan 100 persen, saya minta kepada kepala desa bisa mengusulkan yang skala prioritas saja,\” ucapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Percepatan Pembangunan Jalan Provinsi di 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Berita Terbaru

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB