Konferwil NU ke-X Harus Bebas Dari Politik Praktis

Redaksi

Rabu, 7 Maret 2018 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Sebagai bentuk independensi Nahdlatul Ulama, maka panitia pelaksana perhelatan akbar konferensi wilayah Nahdlatul Ulama (Konferwil NU) ke-X yang akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Darussa\’adah, Lampung Tengah, tidak mengundang pasangan calon gubernur atau calon kepala daerah yang akan menjadi kontestan pada pilkada serentak 27 Juni mendatang.

Menurut wakil ketua pengurus wilayah Nahdlatul Ulama, Juwendra Asdiansyah, pihak kepanitiaan memang telah mendesign sedemikian rupa, agar tidak ada bentuk politik praktik yang hadir nantinya. \”Ada sekitar 10 ribu warga nahdliyin yang akan hadir pada konferwil. Ini seperti \’lahan basah\’ bagi kontestan pilkada, karenanya kami tidak mengundang para calon kepala daerah tersebut. Konferwil ini adalah \’Lebaran\’ nya warga NU, bukan kepentingan politik atau pribadi, \” paparnya saat konferensi pers di kantor PWNU Lampung, Rabu (7/3).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua steering commite panitia pelaksana konferwil NU ke-X, Khairuddin Tahmid mengungkapkan, ada berbagai macam pembahasan yang akan disampaikan dalam konferwil. \”Karena yang akan hadir adalah orang-orang yang berkompeten dibidangnya, maka pembahasan kita juga akan banyak nantinya, salah satunya soal LGBT, \” paparnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Saat disinggung soal metode pemilihan ketua rois syuriah dan tanfidziah, Khairuddin mengatakan akan dibentuk tim Ahlul halli wal aqdi (Ahwa) sebanyak 7 orang. \”Mereka ditugaskan untuk bermusyawarah menentukan Rois Syuriah NU pada konferwil X,\” jelasnya.

Sedangkan untuk pemilihan ketua Tanfidziah/Ketua pengurus wilayah NU (PWNU) akan dilakukan pemilihan secara voting. Ia mengungkapkan terkait syarat untuk bisa menjadi calon ketua NU harus didukung minimal 5 pengurus cabang NU.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Diketahui sampai saat ini, baru ada 2 nama yang muncul sebagai kandidat kuat calon ketua NU provinsi Lampung, yakni, incumben Ketua PWNU Lampung, Soleh Bajuri, dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Muhammad Mukri. (Aby).

Berita Terkait

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:35 WIB

Lampung Selatan Raih Juara 2 Nasional Creative Financing 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:15 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Fokus Pembinaan dan Prestasi

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Senin, 13 April 2026 - 19:21 WIB

PDAM Tirta Jasa Lampung Selatan Raih TOP BUMD Awards 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 15:39 WIB

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dukung Pariwisata Lamsel, Aburizal Bakrie dan Zulkifli Hasan Kunjungi Grand Elty

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Lamsel Bantah Isu PHK Massal PPPK

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:05 WIB

Kehadiran Bupati Egi Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB