Hindari Ceremonial, Program Lamtim Fokus untuk Masyarakat

Redaksi

Selasa, 18 Desember 2018 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): APBD Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), ingin difokuskan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kegiatan yang bersifat ceremonial yaitu berisi kegiatan-kegiatan yang bersifat euforia karena ingin betul-betul melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari, sebelum melepas Rombongan Peserta Kegiatan Fasilitasi Bagi Penyandang Disabilitas berangkat menuju Yayasan Tuna Daksa Jakarta guna melakukan pengukuran kaki dan tangan palsu (alat bantu), dari Rumah Dinas Wakil Bupati Lamtim, Selasa (18/12).

Pada kesempatan tersebut wabup juga menyampaikan, karena ini merupakan kewajiban negara yang dalam hal ini pemerintah daerah untuk membantu masyarakatnya, wabup mengharapkan kedepan melalui dinas sosial di tahun 2020 seluruh penyandang disabilitas dapat segera di selesaikan dari data yang ada sekarang, karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendoakan bapak ibu semua setelah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah ini  paling tidak dapat mengurangi beban bapak ibu sekalian. Insyallah pemerintah daerah kedepan akan fokus untuk melayani masyarakat dan bagi aparatur pemerintah yang tidak bisa melayani masyarakatnya dengan sebaik-baiknya akan kita singkirkan dari Lampung Timur ini,” katanya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Zaiful berharap, kepada Dinas Sosial agar dapat membantu mereka yang membutuhkan. “Karena masih banyak yang produktif kita tidak membantu hanya sebatas ini tetapi kita juga memikirkan apa yang akan mereka lakukan kedepan oleh saudara-saudara kita ini, karena ini adalah tanggung jawab kita tentunya menyesuaikan dengan APBD kita yang ada di Lampung Timur, sehingga saudara-saudara kita ini bisa merasakan azas keadilan,\” ungkapnya.

Untuk diketahui,  Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur M.Yunus, melepas sebanyak 15 peserta dengan rincian, penyandang disabilitas tangan 4 orang dan penyandang disabilitas kaki sebanyak 11 orang yang akan berangkat menuju Yayasan Tuna Daksa Jakarta guna melakukan pengukuran kaki dan tangan palsu (alat bantu). (nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB