225 Anggota Polres Pesawaran Bakal Menggelar Operasi Ketupat Selama 13 Hari

Redaksi

Senin, 27 Mei 2019 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Guna mencegah tindak pidana kiriminal dan kemacetan di saat Hari Raya Idul Fitri pihak kepolisian Polres Pesawaran akan menggelar Operasi ketupat diwilayah hukum Polres setempat selama 13 hari dengan menerjunkan 225 anggota.

Selama menjalankan tugasnya, Kapolres Pesawaran AKBP Popon A. Sunggoro, memerintahkan kepada seluruh anggotanya agar selama di dalam menjalankan tugas pengamanan di Pos-pos jaga yang disediakan harus penuh tanggung jawab jangan beralasan macam-macam.

\”Kepada seluruh anggota Polres Pesawaran saya perintahkan agar dalam menjalankan tugas pengamanan di Pos-pos pengamanan yang kita sediakan dengan penuh rasa tanggung jawab, jangan sampai nanti yang jaga di pos pengamanan hanya sisa dua orang saja, yang lainnya berasalan macam-macam,\” tegas Kapolres saat menggelar Latihan Pra Operasional Ketupat Krakatau 2019 Polres Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa, (27/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga menegaskan kepada para perwira pengendali agar dapat mengecek betul anggota pos pengamanan secara berkala.

\”Operasional Ketupat Krakatau 2019 Polres Pesawaran ini bertema, Melalui Lat Pra Ops Kepolisian terpusat Ketupat Krakatau 2019 kita tingkatkan profesionalisme Polri dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 H, guna mewujudkan situasi yang aman, tertib dan lancar di wilayah hukum Polres,\” kata Popon.

Sementara itu Kabag Ops Polres Pesawaran, Kompol Agus Susanto, dalam pemaparannya mengutarakan untuk Jumlah personil Polres Pesawaran dan Polsek jajaran yang terlibat Ops Ketupat Krakatau 2019 Polres Pesawaran berjumlah 225 orang dengan waktu operasi selama 13 hari.

\”Nantinya Polres Pesawaran mendirikan 8 Pos Pengamanan, kemudian nantinya di setiap pos ada penambahan personil dari TNI, Pramuka, Senkom, kesehatan, Pol PP dan Dishub,\” paparnya.

Sedangkan pada pemaparan yang dilakukan Kasat Intelkam Polres Pesawaran yang diwakilkan KBO Ipda Dartio Santiko, menjelaskan Pada dasarnya wilayah hukum Polres Pesawaran merupakan daerah wisata, yang terpusat di Kecamatan Teluk Pandan dengan destinasi wisata Pantai, dan biasanya pada daerah ini pasca lebaran akan menimbulkan kepadatan volume kendaraan yang berdampak pada kemacetan.

\”Sementara kerawanan yang dimumgkimkan akan timbul selama Ops Ketupat Krakatau 2019 di wilkum Polres Pesawaran diantaranya muncul ojek liar, adanya pencurian di tempat wisata, terror di sejumlah tempat ibadah, pelemparan kereta api di Tegineneng, laka lantas akibat memaksakan berkendara meski dalam kondisi lelah,\” ucapnya.

Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika,sendiri pada kesempatan tersebut juga memaparkan tentang Puncak arus mudik diperkirakan bakal terjadi pada tanggal 31 mei – 02 juni 2019.

\”Pada puncaknya akan terfokus pada 2 jalur, yaitu jalan lintas tengah tegineneng dan jalan lintas barat Gedong Tataan. Untuk Polres Pesawaran pada hari sebelum lebaran kita terfokus pada arus mudik, sementara pada pasca lebaran kita fokus di 2 titik yaitu jalur wisata (di Kecamatan Teluk Pandan) dan jalur arus balik,\” ungkapnya.

Waka Polres Pesawaran Kompol Handak Prakasa Qalbi, pada pemaparan yang dijelaskan tersebut pihaknya mengucapkan  terimakasih kepada para pemapar, kemudian agar perlengkapan Pos pam benar-benar dipenuhi sehingga jika ada pengecekan tidak terdapat temuan, kemudian posko ops ketupat Krakatau 2019 Polres Pesawaran agar pastikan benar jalur komunikasi masing-masing Pos Pam ke posko dan posko Polda.

\”Masing-masing Pos Pam harus dilengkapi HT begitu juga Polda, jadi jika ada pengecekan atau panggilan dari Polda anggota Pos Pam atau anggota Posko bisa menjawab serta kelengkapan Posko segara di sediakan, kemudian data di pos pam harus disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing,\” ucapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB