Simulasi PTM Terbatas Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru

Redaksi

Jumat, 10 September 2021 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Disdikbud Bandarlampung Sukarma Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/10). Foto: Netizenku.com

Plt Kepala Disdikbud Bandarlampung Sukarma Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung akan menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin, 13 September 2021.

Simulasi PTM terbatas mulai dilakukan mengingat Kota Bandarlampung sudah berada di Zona Kuning dan PPKM Level 3.

Baca Juga: Pemkot Bandarlampung Mulai Simulasi PTM Terbatas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya, mengatakan PTM terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) ketat masih berupa simulasi untuk menyosialisasikan adaptasi kebiasaan baru pada siswa.

Baca Juga  Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

Hal ini sesuai arahan Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, bahwa PTM terbatas belum melakukan pembelajaran dan meniadakan kegiatan ekstrakurikuler.

“Kita belum masuk pada kurikulum yang sesungguhnya tapi sosialisasi kepada anak-anak untuk membiasakan diri, di era new normal ini pembelajaran dibatasi oleh protokol kesehatan,” kata Sukarma di Bandarlampung, Jumat (10/9).

Dinas pendidikan, lanjut dia, akan menunjuk sekolah yang melaksanakan simulasi PTM terbatas berdasarkan hasil rembug musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) dan kelompok kerja kepala sekolah (K3S). Sehingga tidak ada kecemburuan sosial dan komplain.

Baca Juga  Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

“Dengan catatan tetap prokes dan setiap harinya hanya 2 jam pertemuan dan diikuti separuh dari kapasitas,” ujar dia.

Sekolah yang dijadikan sampling tersebar di 20 kecamatan se-Bandarlampung. Dalam satu kecamatan hanya ada 3 sekolah yang melaksanakan PTM terbatas dari setiap jenjang satuan pendidikan.

“Setiap kecamatan di masing-masing jenjang hanya boleh satu dulu, TK nol besar, kelas 6 SD, kelas IX SMP. Tidak semua didomain oleh sekolah negeri. Jika ada sekolah swasta yang mumpuni sudah siap kondisinya di ruang kelas, dipersilahkan,” kata dia.

Baca Juga  GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Sukarma mengatakan bagi sekolah yang nekat menggelar PTM terbatas tanpa surat perintah tugas (SPT) dari Disdikbud akan diberikan sanksi teguran. “Kita akan pantau,” tegas dia. (Josua)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB