Zona Covid-19 Tingkat Kelurahan Harus Dibuka

Redaksi

Rabu, 30 Juni 2021 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung membubarkan kerumunan warga di warung angkringan Jalan Pangeran Antasari, Senin (10/5) malam. Foto: Netizenku.com

Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung membubarkan kerumunan warga di warung angkringan Jalan Pangeran Antasari, Senin (10/5) malam. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung didorong untuk melakukan pemetaan dan membuka kepada publik zona penyebaran Covid-19 di tingkat kelurahan.

“Harusnya Pemkot sudah punya mapping juga. Saya lihat seperti di Jakarta sampai tingkat RT sudah punya peta zona penyebaran Covid-19,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, Rabu (30/6).

“Menurut saya ini perlu disampaikan kepada masyarakat biar sadar. Anda itu sekarang tinggal di Zona Merah. Jangan sampai punya niat bikin acara kegiatan ramai-ramai,” lanjut dia.

Menurut Kepala UTD PMI Provinsi Lampung ini, Pemkot dapat melakukan pemetaan zona penyebaran Covid-19 tingkat kelurahan dengan berbasis informasi data Nomor Induk Keluarga (NIK).

“Rasa-rasanya enggak sulit apalagi sudah punya NIK, kan bisa dilihat data-datanya di kelurahan mana,” ujar dia.

Aditya meminta Pemkot mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat yang tinggal di kelurahan dengan Zona Hijau agar diberikan kesempatan untuk melakukan aktifitas ekonomi secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga  Pemerintah Terapkan PPKM Mikro di RT/RW Zona Merah

“Jadi kan (PPKM Mikro) ini tidak harmonis, disamaratakan, kalaupun semua kelurahannya Zona Merah dibuka saja (datanya),” tegas dia.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Bantu Masyarakat Terdampak PPKM Mikro

Pemetaan penyebaran Covid-19 di tingkat kelurahan diharapkan juga bisa memberikan apresiasi bagi masyarakat dan aparatur pemerintah setempat yang dinilai berhasil menurunkan kasus penularan Covid-19 di wilayahnya.

“Jadi masyarakatnya berlomba-lomba berkreasi menjadi baik. Kalau begini kan kita hanya menunggu dan bermain kucing-kucingan tidak ada keinginan dari dalam (diri warga),” tutup dr Aditya.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Nasional Catat 47 Sentra Vaksinasi di Bandarlampung

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, mengaku Pemkot punya data tersebut dan selalu diperbarui setiap kali ada perkembangan kasus Covid-19 di setiap kelurahan.

Namun data tersebut, kata dia, tidak dipublikasikan sesuai instruksi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

“Yang diumumkan hanya yang dari provinsi saja, kalau yang perkelurahan memang tidak diumumkan,” kata dia. (Josua)

Baca Juga: Eva Dwiana Berikan Reward bagi Kelurahan yang Berhasil Menekan Penyebaran Covid-19

Berita Terkait

Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada
Tabung Oksigen Bocor, Puluhan Pengunjung RS Graha Husada Berhamburan Keluar
FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah
MTQ ke-53 Tingkat Bandarlampung Dimulai
Perilaku Konsumen Dinilai Jadi Faktor Munculnya Parkir Liar
Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan
Undang Kelompok Adat Berbeda, KPU Balam Dinilai Memecah Masyarakat
KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:32 WIB

Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:59 WIB

FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah

Selasa, 28 Mei 2024 - 07:39 WIB

MTQ ke-53 Tingkat Bandarlampung Dimulai

Senin, 27 Mei 2024 - 15:04 WIB

Perilaku Konsumen Dinilai Jadi Faktor Munculnya Parkir Liar

Sabtu, 25 Mei 2024 - 22:20 WIB

Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:41 WIB

Undang Kelompok Adat Berbeda, KPU Balam Dinilai Memecah Masyarakat

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:59 WIB

KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WIB

Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting

Berita Terbaru

Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar, ketika diwawancarai. Foto: Luki.

Lampung

Pemprov Lampung Catat 45 Sekolah Penggerak SMA dan SLB

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:31 WIB