Warkop WAW, Kopi Tak Hanya Soal Rasa Tapi Manfaat

Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2020 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AJI Bandarlampung dan Rumah Kolaborasi bekerja sama dengan Warkop WAW memberikan pelatihan menulis manfaat kopi dengan tema \

AJI Bandarlampung dan Rumah Kolaborasi bekerja sama dengan Warkop WAW memberikan pelatihan menulis manfaat kopi dengan tema \"Klinik Kopi Bagi Jurnalis\" Jumat (30/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung bekerja sama dengan Rumah Kolaborasi (Ruko) dan Warung Kopi (Warkop) WAW menggelar pelatihan menulis kopi dengan tajuk \”Klinik Kopi Bagi Jurnalis\” Jumat (30/10).

Klinik Kopi Bagi Jurnalis memberikan pemahaman dan pelatihan bagaimana me-roasting dan menyeduh kopi dengan baik sehingga mampu menghasilkan varian rasa dari satu jenis kopi, tanpa mencampur kopi dan tidak merusak cita rasa kopi itu sendiri.

Ismail Komar selaku pendiri Warkop WAW menuturkan kopi jika dikelola dengam optimal akan maksimal, mulai dari biji kopi mentah hingga disajikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan Warkop WAW memiliki SOP tersendiri untuk kopi 99 persen baik dengan 9 langkah.

\”Kopi WAW tidak direbus tapi diseduh. Kopi WAW punya 42 varian taste dan 2 kopi manfaat, Kopi WAW Kuning dan Merah, yang banyak dipakai untuk kemoterapi sebagai penghilang rasa sakit dan anti depresan,\” ujar Ismail di Kantor Pusat Warkop WAW, Jalan Turi Raya Tanjungsenang.

Baca Juga  Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Dengan teknik roasting dan penyajian yang tepat, lanjut mantan jurnalis ini, kopi mampu menurunkan kadar gula dalam tubuh. \”Tak hanya rasa, kopi juga memberikan manfaat yang mampu menstimulasi sistem imun tubuh.\”

Hal ini didasarkan pada pengalaman pribadi Komar saat menderita penyakit diabetes pada 2009 lalu. Saat itu, dirinya harus kehilangan paru kiri akibat penyakit yang dideritanya.

Setelah keluar dari rumah sakit, sang istri yang merupakan seorang dokter lulusan Universitas Gajah Mada memberikan terapi minum kopi setiap pagi. Dan sebulan kemudian penyakit diabetes Komar mulai terkendali.

Baca Juga  Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi 'Pelangi' Pagi-Pagi

\”Jantung normal, ginjal baik, virus di liver saya di bawah normal, dan pneumonia saya berangsur sembuh,\” katanya.

Setelah mengetahui rahasia kemajuan kesembuhan penyakitnya, dia bernazar untuk terus menyebarkan pengetahuan mengenai minum kopi sehat.

Warkop WAW memberikan pelatihan kepada calon barista tanpa memungut biaya hanya mengganti bahan yang dipakai selama praktik.

Bagi Komar, diabetes adalah jendela untuk penyakit lainnya. \”Warkop WAW tidak mengarahkan kopi ke taste tapi manfaat dan hanya kopi robusta Lampung yang kuat,\” ujarnya.

Namun Warkop WAW tak hanya menyajikan kopi robusta, ada tiga jenis kopi lainnya seperti arabica, liberika, dan excelsa.

Khusus jenis arabika dengan tingkat keasaman yang tinggi, Warkop WAW menghadirkan Sweet Floral yang disajikan secara khusus dan by request. Sweet Floral merupakan nama kopi yang diberikan oleh putrinya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

\”Semua ilmu kopi dipelajari agar hasilnya maksimal seperti budidaya, roasting, penyeduhan,\” katanya.

Puluhan jurnalis dan pers mahasiswa yang mengikuti kegiatan penulisan \”Klinik Kopi Bagi Jurnalis\” mendapatkan kesempatan untuk belajar menjadi barista.

Mulai dari teknik roasting kopi seperti light, light medium, medium, medium dark, dark. Serta cara menyeduh kopi dengan teknik pour over, chemex, aero press, french press, syphon, cold brew, vietnam drip, tubruk.

\”Satu jenis kopi bisa menghasilkan rasa yang berbeda dengan teknik seduh tanpa harus merusak cita rasa kopi. Ada 27 teknik seduh dan bisa request di Warkop WAW,\” pungkas Komar. (Josua)

Berita Terkait

Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil
Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan
HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur
HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:20 WIB

Edy Irawan Arief Pimpin Demokrat Lampung 2026–2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:06 WIB

RSUD Abdul Moeloek dan KAI Perluas Layanan Kesehatan Lewat Rail Clinic

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:27 WIB

Mardiana Tuding Dewan Pendidikan Lampung Mirip LSM

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Sabtu, 27 Jun 2026 - 16:35 WIB

Pringsewu

Polres Pringsewu Siagakan 285 Personel Amankan Kunjungan Jokowi

Jumat, 26 Jun 2026 - 10:45 WIB