Sosiologi Unila-Kurawal-AJI-IKADIN Bedah Masalah Demokrasi di Indonesia

Redaksi

Rabu, 16 Februari 2022 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi bersama Yayasan Kurawal, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung, dan DPD Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Lampung akan mendiskusikan buku “Demokrasi di Indonesia: Dari Stagnasi ke Regresi?”

Diskusi akan berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (17/2) mulai pukul 13.30 WIB.

Diskusi yang dipandu dosen Sosiologi FISIP Unila Dr. Asnani itu akan menghadirkan empat pembicara. Mereka adalah Program Manager Kurawal Donny Ardyanto, dosen Sosiologi FISIP Unila Fuad Abdulgani, Ketua IKADIN Lampung Penta Peturun, dan Ketua AJI Bandarlampung Hendry Sihaloho.

Baca Juga  Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temu wicara tersebut akan membahas dan menanggapi hasil kajian terkini tentang situasi demokrasi di Indonesia, sebagaimana yang disajikan dalam buku “Demokrasi di Indonesia”.

Beberapa isu aktual yang disoroti buku tersebut seperti polarisasi, politisasi hukum, serta vigilantisme dan kekerasan – yang menjadi panorama sehari-hari dalam kehidupan berdemokrasi – penting untuk didiskusikan guna memantik gagasan dan mendorong praktik baru dalam kehidupan berdemokrasi.

Para pembicara akan menyampaikan tanggapannya tentang buku yang dibahas dan soal demokrasi di Indonesia.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

Buku “Demokrasi di Indonesia: Dari Stagnasi ke Regresi?” berasal dari makalah-makalah para pakar/pengamat Indonesia dalam konferensi tahunan di Australian National University (ANU) pada 2019.

Penerbit ISEAS-Yusof Ishak Institute kemudian membukukan karangan-karangan tersebut dengan judul “Democracy in Indonesia: From Stagnation to Regression?” pada 2020.

Tahun berikutnya, diterbitkan edisi terjemahan bahasa Indonesia oleh Kepustakaan Popoler Gramedia bekerja sama dengan Public Virtue Institute dan Kurawal Foundation.

Buku ini adalah studi komprehensif termutakhir tentang kemunduran demokrasi kontemporer Indonesia.

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Para kontributornya mengidentifikasi, menjelaskan, dan memperdebatkan tanda-tanda kemunduran, termasuk tindakan keras pemerintah yang sewenang-wenang terhadap kebebasan berbicara dan berkumpul, bangkitnya main hakim sendiri.

Sekaligus menciptakan suasana politik yang semakin terpolarisasi, populis, hingga terkikisnya checks and balances pada kekuasaan eksekutif.

Mereka mempertanyakan, “Mengapa Indonesia yang selama ini dianggap sebagai mercusuar demokrasi yang baik, kini malah ikut menuju pola demokrasi dunia yang mundur?”

Bagi yang tertarik mengikuti diskusi bisa bergabung melalui https://us06web.zoom.us/j/82222919685?pwd=L0k4MVRuMmhkdG40UWNQM3JXM1ZNUT09. Meeting ID: 822 2291 9685. Passcode: SOS2022. (Rls)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB