Warga Bangun Rejo Berharap Pemerintah Segera Perbaiki Bendungan Waykupang

Redaksi

Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Masyarakat Desa Bangun Rejo, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, berharap kepada pemerintah setempat agar dapat segera memperbaiki bendungan Waykupang yang jebol diterjang banjir 3 tahun lalu.

Akibat belum diperbaikinya bendungan tersebut, warga setempat tidak lagi dapat menanam padi, lantaran air sungai yang ada tidak lagi bisa mengairi sawah mereka.

“Tadinya masih bisa kita siasati dengan menambal bendungan yang jebol itu dengan karung berisikan pasir. Namun saat ini tidak bisa lagi lantaran bedungannya telah jebol dan terbelah pada bagian bawah juga telah patah,” keluh Mim Wahusin salah satu warga setempat saat ditemui di kediamannya Sabtu (29/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan dia, bendungan yang dibangun tidak jauh dari rumahnya tersebut dibangun pada tahun 2010, dan sempat mendapat perbaikan di 2016. Namun tak lama berselang, bendungan itu kembali jebol dihamtam banjir.

“Setelah dibangun sudah jebol dua kali. Kayaknya sih selain karena faktor bencana juga ada kemungkinan kualitas bangunannya kurang bagus, bisa dilihat dari besi yang digunakan bukan menggunakan besi ulir,” ucapnya.

Selain mengharapkan perbaikan bendungan, Mim juga meminta kepada dinas terkait sesegera mungkin melakukan normalisasi sungai. Lantaran saat ini sungai yang ada sudah mengalami pendangkalan.

“Kalau musim penghujan rumah kami pasti mengalami kebanjiran, karena kondisi sungainya sudah sangat dangkal jadi harus dilakukan normalisasi,” ungkapnya.

Yang sangat disesalkannya, harapan dan keluhan warga itu sudah sering disampikan ke dinas terkait. Namun apa yang menjadi harapan pupus lantaran tidak ada direspon dari pemerintah setempat.

“Pengajuan mah setiap tahun kita ajukan, tapi mana? Hanya diukur-ukur saja tapi tidak juga ada realiasinya,” keluhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sawah yang saat ini mengalami gagal taman tersebut seluas 10 hektar yang pengairannya hanya mengandalkan dari adanya bendungan tersebut.

“Sekarang kondisi sawah kami kering tidak bisa lagi ditanami. Jadi tolong kepada pemerintah respon keinginan kami ini, kami butuh air untuk mengairi sawah kami,” harapnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB