Wacana Kumpulkan Ketua RT, Pemkab Pesawaran Abaikan Prokes

Redaksi

Rabu, 2 Desember 2020 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Meski penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Pesawaran masih terus meningkat, bahkan ada beberapa perkantoran serta rumah sakit sempat ditutup untuk sementara waktu, lantaran ada beberapa pegawai hingga kepada OPD terpapar Covid-19.

Namun, pemerintah kabupaten setempat terkesan tidak mengindahkan bahaya virus tersebut, bahkan dalam waktu dekat ini berencana akan mengumpulkan ratusan orang di tujuh kecamatan guna melaksanakan sosialiasi dan pembinaan kepada ratusan Rukun Tetangga (RT) yang ada.

Disisi lain, kegiatan yang digagas Sekretariat Daerah Pesawaran itu juga dimungkinkan mengabaikan maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19). Dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui dalam surat edaratan yang ditandatangani oleh Sekda Kabupaten Pesawaran, yang juga Plh Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Kusuma Dewangsa, tertanggal 23 November 2020 dengan nomor surat 140/5559 IV. Sekretariat Daerah akan melaksanakan Sosialisasi dan Pembinaan kepada para ketua RT.

Masing-masing dari Kecamatan Waylima, Kedondong, Waykhilau, Padangcermin, Punduh Pidada, Marga Punduh dan Teluk Pandan. Dengan Jadwal pelaksanaan Minggu (6/12/2020) dilakukan di empat Kecamatan dan dihari Senin (7/12/2020), itu dilakukan di tiga kecamatan.

Sontak hal ini banyak kecaman dari berbagai kalangan masyarakat.

\”Mesti pelaksanaan kegiatan pembinaan RT dibagi perkecamatan pastinya menimbulkan kerumunan, simpelnya bila dalam satu desa ada 10  RT maka jika di satu kecamatan ada 12 desa bukankah ratusan orang yang akan kumpul, sementara kita ketahui bersama Pesawaran saat ini masuk zona orange penyebaran Covid-19,\” tegas Darul Qutni, mantan anggota DPRD Pesawaran periode 2009-2014, Rabu (2/12).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Seyogyanya pelaksanaan pembinaan bagi RT itu bisa saja di lain waktu, mengingat kondisi penyebaran Covid-19 cukup tinggi di Bumi Andan Jejama saat ini. Apalagi ditambah suasana Pilkada yang sudah masuk hitungan hari dan menjelang masa tenang.

\”Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah menghindarkan kerumunan, nah ini malah Pemda akan memfasilitasi kerumunan, kan hal aneh dan jadi pertanyaan, ada apa ini?  entah jika ada unsur indikasi lain diadakannya kegiatan pembinaan RT ini menjelang hitungan hari Pilkada,\” ungkapnya.

Terpisah Kesuma Dewangsa saat dikonfirmasi terkait adanya rencana pembinaan untuk RT di 7 kecamatan di tengah meningkatnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, terkesan menutupi dan buang badan. Meski surat edaran yang ditujukan untuk 7 camat itu jelas ditandatangani olehnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Kita minta diatur jumlahnya dan tetap sesuai dengan aturan prokes,\” ucapnya.

Sedangkan saat ditanya mengenai berapa jumlah RT yang bakal mengikuti kegiatan tersebut lagi-lagi dia terkesan ngeles dengan alasan surat yang nyata-nyata telah ditandatanganinya itu belum masuk ke pihaknya.

\”Untuk jumlah itu bukan ranah saya coba konfirmasi dengan pihak PMD, karena suratnya belum masuk ke saya, karena saya di sini selaku gugus tugas Covid-19, dan kegiatan itu mesti ada izin dari gugus tugas, kalau memang tidak ada izin dari gugus tugas kegiatan itu tidak bisa dilaksanakan,\” kilahnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB