Vaksinasi Tahap II Tubaba Menyasar Petugas Publik dan Lansia

Redaksi

Senin, 19 April 2021 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dropping vaksin Covid-19 sebanyak 1600 dosis untuk vaksinasi tahap II di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), masih menyasar sebanyak 800 orang petugas publik dan lanjut usia.

Hal itu diungkapkan sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba, Eka Riyana, kepada Netizenku.com di ruang kerjanya, Senin siang (19/4).

\”Droping ketiga vaksin Covid-19 rencananya Pemkab Tubaba akan mendapat sebanyak 1600 dosis. Jumlah itu masih untuk vaksinasi petugas publik (PNS, Polisi, TNI, pegawai BUMN, guru, pariwisata, pedagang pasar, dan driver), dan masyarakat lanjut usia sebanyak 800 orang,\” kata dia.

Dia menjelaskan, dari 800 orang tersebut jumlah terbanyak akan dialokasikan untuk para guru tingkat SD dan SMP di Tubaba, hal ini dilakukan sebagai upaya persiapan untuk kegiatan tatap muka di sekolah-sekolah pada tahun ajaran baru mendatang.

\”Guru-guru SMA saat ini menjadi kewenangan Pemprov Lampung, akan tetapi rencananya kita juga akan di droping vaksin sebanyak 800 dosis untuk tenaga guru setingkat SMA, sehingga untuk penyuntikan vaksin nantinya dibantu Dinkes Tubaba,\” ulasnya.

Baca Juga  Mappilu PWI dan Bawaslu Tubaba Bersinergi Awasi Pemilu 2019

Untuk vaksisani para guru tersebut, kata dia, Dinas Kesehatan sudah melakukan sosialiasi ke guru-guru yang berada di kecamatan yang kasus Covid-19nya cukup tinggi.

Eka menjelaskan, hingga saat ini Pemkab Tubaba telah menerima distribusi vaksin Covid-19 dari Pemprov Lampung sebanyak 4820 dosis, dengan rincian sebanyak 2700 dosis untuk petugas publik, dan 2120 untuk tenaga kesehatan.

Baca Juga  Kepala Kejari Tulangbawang Sidak Gudang Obat Dinkes Tubaba

\”Nah untuk vaksin tahap II ini, interval (jarak) penyuntikan vaksin pertama dan kedua ini selama 28 hari berbeda dengan yang tahap pertama hanya 14 hari. Perbedaan ini sesuai Permenkes Nomor 653/2021,\” kata dia. (Arie/len)

Berita Terkait

Puluhan Wartawan Tubaba Bertolak Hadiri HPN di Jakarta
Firsada Tinjau Pemilu Serentak di TPS
Firsada: Pemilu Tunjukkan Kedewasaan Bangsa yang Demokratis
Nasdem Tubaba Siapkan 1066 Saksi Kawal Amin
842 Saksi Partai Demokrat Tubaba Terima Pembekalan
Tunaikan Nazar, Busroni Potong Kerbau di Tulangbawang Udik
Kajari Tubaba Ingatkan ASN Hindari Celah Korupsi dan Gratifikasi
Tubaba Buka Selter Tujuh JPTP Setingkat Eselon II

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:00 WIB

Gubernur Arinal Ajak TPID Bersatu Hadapi Ramadhan dan Idul Fitri

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:38 WIB

Pemprov Lampung Proyeksikan Penambahan Irigasi Hingga 73 Ribu Hektare

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:31 WIB

Ketika Kalteng Berguru Pertanian pada Lampung

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:00 WIB

Kemantapan Jalan Lampung Capai 78,68 Persen pada 2023

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:09 WIB

Gubernur Turun Tangan, Tak Sudi Warga dan Petani Jadi Korban

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:01 WIB

Stok Beras Bulog Lampung Aman Hingga Idulfitri

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:59 WIB

Aman, Ketersediaan Beras di Pasar Tradisional Lampung Terjaga

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:54 WIB

Hampir 11 Ribu Ton Subsidi Jagung LN Disalurkan Ke Peternak Unggas

Berita Terbaru

Lampung Barat

Bambang Kusmanto Kantongi Suara Terbanyak Dapil Lambar 1

Rabu, 21 Feb 2024 - 13:21 WIB

Gambar hanya ilustrasi.

Celoteh

Maestro Diplomasi Meja Makan

Selasa, 20 Feb 2024 - 22:39 WIB