oleh

Tubaba Ikuti Vicon Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang kini tengah melanda negeri ini tidak menyurutkan semangat bangsa Indonesia dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober.

Meski berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun ini yang dilaksanakan melalui Video Conference (Vicon) tetap berlangsung hikmat.

Tidak terkecuali di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang juga mengikuti upacara sekaligus mendengarkan pidato Presiden, Joko Widodo, dalam rangka Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Vicon tersebut dilaksanakan di ruang rapat bupati, Kamis (1/10) pagi.

Baca Juga  Bawaslu Tubaba Amankan Sembako Diduga Milik Seorang Caleg

Vicon dilaksanakan berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 86491/MPK.F/TU/2020 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020.

Vicon dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Selain Asisten, Agus Subagio, S.Sos; vicon juga diikuti Inspektur Tubaba, Perana Putera, SH, MH; Kepala Badan Kesbangpol, A.Marwazi, SE, MH;  Kepala Dinas Kominfo, Eri Budi Santoso, S.Sos, MH; Kepala Dinas Pendidikan, Budiman Jaya, S.STP, M.IP; Plt. Kepala Dinas Sosial, Somad, SP; Kasat Pol-PP, Drs. Sujatmiko; dan Kabag Tata Pemerintahan Mansyur, SE, MM.

Baca Juga  Camat Imbau Warga dari Luar Negeri Cek Kesehatan

Bupati Tubaba, Umar Ahmad SP, menekankan kepada ASN, masyarakat, pemuda, dan pelajar di kabupaten setempat untuk lebih menghayati hikmah dan nilai-nilai luhur peristiwa G30S/PKI, dan menekankan pentingnya menjaga keutuhan negara dan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dari berbagai ancaman.

\”Untuk menjaga itu, ruh yang paling pokok dari Pancasila adalah gotong-royong, sakai sambayan dalam falsafah hidup orang Lampung. Ayo kita junjung kebersamaan dalam keberagaman kita,\” ajak bupati.

Baca Juga  Sekda Tubaba Lakukan Kunker ke OPD

Bupati menambahkan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila adalah wujud mengenang jasa para pahlawan revolusi dan sebagai momen untuk memperkuat dan memperkokoh kesatuan bangsa.

\”Sakti, bukan berarti menundukkan yang lain, Pancasila adalah kesepakatan bangsa yang harus kita jaga,\” tutupnya. (Arie/len)

Komentar