Titik Banjir Bertambah, PU Ajukan Normalisasi di APBD-P

Redaksi

Kamis, 5 April 2018 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung janji akan tangani banjir pada tahun 2018. Normalisasi sungai yang menyentuh beberapa titik aliran, digadang-gadang akan meminimalisir terjadinya bencana banjir.

Diketahui, sungai yang akan dinormalisasi adalah Way Sulah Kelurahan Gunung Sulah, Way Kandis, Kelurahan Rajabasa Jaya, wilayah Kelurahan Keteguhan, Way Rajabasa, Kelurahan Rajabasa, sungai Sumber Rejo Sejahtera Perum Wisma Emas, dan Perumahan Tanjung Raya Permai.

Baca Juga  Solar Tumpah, Jalan Saleh Raja Kusuma Licin

Disinggung soal banjir yang tidak berada di sekitaran kecamatan tersebut, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU, Dedy Sutiyoso, mengaku akan mengajukan pendanaan pada APBD-Perubahan 2018 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Mudah-mudahan saja normalisasi ini dapat meminimalisir banjir, karena sungai-sungai kita ini banyak sekali yang mengalami pendangkalan. Kalau untuk daerah yang belum dilakukan normalisasi sungai pada APBD murni 2018, harap bersabar dulu, karena masalah tiap daerah akan dikaji terlebih dahulu sebelum nanti kita lakukan pengajuan dana,\” ujar Dedy kepada Netizenku.com.

Baca Juga  Ribuan Mahasiswa UIN Siap Bantu Tata Pesisir Bandar Lampung

Menanggapi masalah banjir pada kecamatan yang sebelumnya hampir tidak pernah banjir, Ia mengklaim bahwa permasalahan utama adalah drainase yang sering mengalami penyempitan dan tersumbat.

\”Seperti yang di Kecamatan Sukarame misalnya. Dulu di beberapa titik tidak pernah ada banjir, sekarang memang kami akui bertambah titik genangan itu. Masalah utamanya itu setelah kami kroscek, drainase banyak yang mengalami pendangkalan, terkadang ada sumbatan, entah itu sampah atau sejenisnya,\” imbuhnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Untuk itu, dirinya berharap agar warga yang daerahnya belum masuk pada program normalisasi untuk bersabar. \”Kami minta warga bersabar dahulu, karena kita tidak bisa bergerak kalau memang hal itu belum terprogram. Mudah-mudahan bisa kita kerjakan pada APBD-Perubahan mendatang,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WIB

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB

Lampung Selatan

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:04 WIB