BERBAGI

Pesawaran (Netizenku.com): Dengan beredarnya pemberitaan di media sosial, anak tanpa busana yang ditempel stiker bergambar paslon dengan nomor urut satu M Nasir dan Naldi Rinara yang seolah-olah telah memperalat anak di bawah umur sebagai alat kampanye. Itu merupakan tindakan kampanye hitam dan bentuk upaya pembusukan dari lawan untuk menjatuhkan image paslon Bersinar.

“Kami tim kampanye Pasangan Bersinar  mengecam ulah oknum yang menempelkan stiker Bersinar ke tubuh anak tanpa busana dan mengunggahnya ke media sosial. Pasalnya hal tersebut merupakan tindakan kampanye hitam yang menyudutkan pasangan Bersinar. Bahkan upaya mereka ini bentuk upaya pembusukan dari lawan untuk menjatuhkan image paslon kami,” sesal LO pasangan Bersinar, Saptoni, saat dikonfirmasi terkait beredarnya foto dan berita anak tanpa busana yang ditempel stiker Bersinar, Kamis (5/11).

Dikatakan Saptoni, pihaknya tahu akan aturan, dan hukum, sehingga tidak mungkin menggunakan anak kecil untuk kampanye.

“Apalagi secara etika dan moral jelas tidak benar dengan menempel gambar pada anak kecil tanpa busana, ini jelas penghinaan dan fitnah,” kata dia.

Bahkan pihaknya akan melakukan somasi terhadap beberapa media online yang tanpa konfirmasi dan membuat opini serta menuduh paslon nomor urut satu yang telah menempelkan stiker tersebut.

“Beberapa media online menayangkan pemberitaan tanpa konfirmasi, dan itu sangat disayangkan. Yang jelas kami dalam waktu dekat ini akan melakukan upaya hukum terhadap kasus ini,” tegasnya.

Terkait hal ini pihaknya berharap, ada sinergi dengan LPA Pesawaran untuk memproses hukum kasus ini.

“Ini ada upaya-upaya dari orang yang tidak suka dengan calon kami untuk untuk menjatuhkan nama baik Paslon Bersinar,” ungkapnya.

Sementara itu ketua LPA Kabupaten Pesawaran, Evi Susina, menepis pemberitaan beberapa media online yang menyebutkan bahwa dirinya menyebut paslon Bersinar yang menempelkan stiker tersebut.

“Saya nggak ada nyinggung-nyinggung pasangan calon,” bantah dia.

Menurut Politisi Gerindra itu, dirinya atas nama Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pesawaran, mengecam keras tindakan oknum yang melakukan hal tersebut dengan menempel stiker kepada anak tanpa busana. Karena itu merupakan tindakan pelecehan terhadap anak di bawah umur, dan apabila ini memang benar terjadi, ini harus ditindak tegas secara hukum.

“Tapi kita harus menelusuri dulu terkait kebenaran berita ini, dan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya,” ucapnya. (Soheh/Len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here