oleh

Swiss-Belhotel dan Sheraton Bantah \’Mainkan\’ Tapping Box

Bandarlampung (Netizenku.com): Pihak restoran seperti Sheraton dan Swiss-Belhotel membantah tudingan kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Yanwardi, yang menyebutkan bahwa ada indikasi kecurangan pada kedua hotel tersebut soal menghidupkan dan mematikan tapping box pada jam-jam ramai.

General Manager Sheraton Lampung,  Dedy Kusnady menjelaskan, pihaknya menolak atas komentar dalam pemberitaan yang menyebutkan hotel berbintang itu yang melakukan kecurangan dengan mematikan tapping box, Selasa (21/8).

Baca Juga  Imbas Teror Bom di Jawa Timur, Polresta Bandarlampung Perketat Keamanan

Ia pun menjelaskan bahwa ada kendala gangguan teknis sehingga tidak bisa menarik data, dan tim yang ditugaskan untuk pemasangan alat tersebut akan kembali lagi ke hotel untuk memperbaiki kerusakan teknis tersebut, namun sampai hari ini, tim yang ditugaskan memasang alat tersebut, belum kembali lagi ke Sheraton Lampung lantaran masih mempelajari masalah teknis tersebut.

Baca Juga  Pemprov Ingin Kembalikan Lada Sebagai Komoditas Unggulan Lampung

Terpisah, General Manager Swiss-Belhotel, Fauzi Firdaus, juga mengaku mengalami kendala serupa. \”Kami tidak pernah melakukan kecurangan, kami sangat mendukung aturan dan program pemerintah. Namun yang terjadi di lapangan ialah kendala teknis,\” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, BPPRD menyatakan bahwa ada beberapa hotel dan restoran yang melakukan kecurangan meskipun telah dipasang tapping box.

Baca Juga  Jalan Radin Intan II Simpang Gramedia Padat dan Lancar

Padahal, tapping box sendiri dipasang guna mengurangi kecurangan pajak restoran dan hotel, dan kini pemkot telah memberlakukan pemasangan tapping box di 10 hotel dan restoran.

\”Ya, dari 10 tempat yang kami pasang, ada 3 tempat yang sering mematikan alat tersebut, hal ini dari pantauan kami selama pemasangan tersebut,\” kata Kepala BPPRD Bandarlampung, Yanwardi.(Agis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *